Di 2017, ada 60.000 sambungan baru jaringan gas rumah tangga
Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan, pemerintah terus mendukung penggunaan jaringan gas rumah tangga. Di 2017, pemerintah menargetkan 60.000 sambungan baru jaringan gas di seluruh Indonesia.
Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan, pemerintah terus mendukung penggunaan jaringan gas rumah tangga. Di 2017, pemerintah menargetkan 60.000 sambungan baru jaringan gas di seluruh Indonesia.
"Jaringan gas rumah tangga didukung terus, 2017 hampir 60.000 sambungan baru," kata Jonan, saat membuka acara peresmian dan seminar pertambangan dan energi Expo 2017, di Hotel JW Marriot, Jakarta, Selasa (26/9).
Lebih lanjut, Jonan menargetkan semua wilayah yang memiliki sumber gas dapat menikmati jargas rumah tangga. Menurutnya, hal ini jangan sampai terjadi lagi seperti di Riau, punya sumber gas tapi masyarakatnya tak dapat merasakan.
"Jangan (seperti) sumber gas di Riau, tapi masyarakat Riau-nya tidak merasakan," jelas Jonan.
Dia menambahkan, alokasi gas untuk kebutuhan domestik itu 59 persen dari produksi nasional 2,1 juta Barrels Of Oil Equivalent per Day (BOEPD). "Gasnya tumbuh terus tapi minyaknya menurun," pungkasnya.
Baca juga:
Pakai gas bumi, pengusaha di Kampung Kue Surabaya hemat 50 persen
Adik Ratu Atut rayu ESDM bangun jargas di Serang
Juli, PGN alirkan gas ke perusahaan kertas di Bekasi
Jamin ketersediaan gas bumi, PGN bangun pipanisasi di Duri-Dumai
Depok dapat 4.000 sambungan jaringan gas rumah tangga
Pakai jargas rumah tangga hemat 50 persen dibanding tabung elpiji