Darmin nilai Pertamina tak perlu bikin gudang BBM
"Jadi dengan adanya storage di Pusat Logistik Berikat ini kelebihannya Pertamina nggak perlu bangun."
Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution menilai Pertamina tak perlu membangun gudang atau storage Bahan Bakar Minyak (BBM). Mengingat, pemerintah bakal memberi kesempatan kepada perusahaan minyak dan gas bumi untuk membangun storage BBM di kawasan berikat.
"Jadi dengan adanya storage di Pusat Logistik Berikat ini kelebihannya Pertamina nggak perlu bangun. Itu punya memang punya asing. Nanti Pertamina tinggal beli dari situ," ujar Darmin di Kantornya, Jakarta, Jumat (18/9).
Menurut Darmin, pihaknya berencana membangun pusat logistik di sejumlah wilayah, semisal Kalimantan, Maluku, dan Sumatera. Untuk itu, sejumlah investor sudah menyatakan ketertarikannya untuk terlibat di proyek terpadu tersebut.
Antara lain, perusahaan kapas dan produsen susu di Cikarang (Jawa Barat), perusahaan migas di Kalimantan, dan lainnya.
"Kalau dibilang ini tidak konkret, ini konkret sekali."
Sebelumnya, Menteri Perdagangan Thomas Lembong mengatakan pemerintah berencana membangun gudang berpendingin (cold storage) raksasa guna menstabilkan harga pangan pokok di Tanah Air. Untuk itu, Indonesia bakal mengadopsi fasilitas serupa di Dubai.
Di sana, cold storage memiliki luas tiga kali lebih besar ketimbang lapangan sepak bola.
Menurut Thomas, gudang berpendingin raksasa itu sejalan dengan rencana Kementerian Keuangan membangun zona dan gudang berikat.
(mdk/yud)