Darmin: Inflasi 2016 di bawah 3 persen, lebih rendah dari target
"Inflasi bagus kan 0,14 persen, sedikit di bawah bulan lalu. Bahkan dari Januari hingga Oktober ini inflasi hanya 2,11 persen. Jadi ya bisa-bisa tahun ini inflasi di bawah 3 persen," kata Darmin.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi sebesar 0,14 persen pada Oktober 2016. Angka ini lebih rendah jika dibandingkan dengan September 2016 yang mencapai 0,22 persen. Sementara inflasi pada tahun kalender (Januari-Oktober 2016) mencapai 2,11 persen.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution optimis bahwa inflasi sepanjang 2016 berada di bawah 3 persen, lebih rendah dari target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2016 sebesar 4 persen.
"Inflasi bagus kan 0,14 persen, sedikit di bawah bulan lalu. Bahkan dari Januari hingga Oktober ini inflasi hanya 2,11 persen. Jadi ya bisa-bisa tahun ini inflasi di bawah 3 persen," kata Darmin di Jakarta, Selasa (1/11).
Menurut Darmin, rendahnya inflasi disebabkan adanya penurunan harga bahan makanan pokok, seperti bawang merah, daging ayam ras, ikan segar, dan sebagainya. Sedangkan kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau mengalami inflasi sebesar 0,24 persen.
"Artinya, semakin jelas bahwa kita bisa mengendalikan inflasi pada tahun ini dengan baik. Sebetulnya di pangan pun ada yang naik harganya, yaitu cabai. Cuma dia kecil, sehingga tidak bisa mendongkrak naik," imbuhnya.
Baca juga:
Survei: Pekerja Indonesia paling bahagia di Asia
BPS: Nilai impor cangkul tidak besar, apalagi harganya murah
Pesawat kecil bakal dilarang di Bandara Soekarno-Hatta & Ngurah Rai
BUMN ini bakal pamer produk di pameran pertahanan kelas dunia
Menhub Budi bakal larang truk melintas di Pulau Bali