LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Dari cabai, rokok hingga pengurusan STNK sumbang inflasi Januari

Kepala BPS, Suhariyanto mengatakan, ada beberapa komoditas yang memengaruhi inflasi. Dari bahan makanan, komoditas yang memberikan andil terhadap inflasi adalah cabai rawit sebesar 0,1 persen, ikan segar sebesar 0,07 persen, daging ayam ras sebesar 0,04 persen.

2017-02-01 12:38:11
Inflasi
Advertisement

Badan Pusat Stastistik (BPS) mencatat inflasi pada Januari 2017 mencapai 0,97 persen, naik dari Desember 2016 sebesar 0,42 persen. Sementara itu, inflasi dari tahun ke tahun (Januari 2017 terhadap Januari 2016) sebesar 3,49 persen.

Kepala BPS, Suhariyanto mengatakan, ada beberapa komoditas yang memengaruhi inflasi. Dari bahan makanan, komoditas yang memberikan andil terhadap inflasi adalah cabai rawit sebesar 0,1 persen, ikan segar sebesar 0,07 persen, daging ayam ras sebesar 0,04 persen.

"Ada juga beras, ikan diawetkan, kentang, wortel, anggur, jeruk, melon, semangka, dan minyak goreng masing-masing sebesar 0,01 persen. Sedangkan komoditas yang memberikan andil terhadap deflasi adalah cabai merah 0,08 persen, bawang merah 0,06 persen, dan tomat sayur 0,01 persen," kata Suhariyanto di kantornya, Jakarta, Rabu (1/2).

Advertisement

Ada pula rokok kretek filter sebesar 0,09 persen, juga nasi dengan lauk, rokok kretek, dan rokok putih masing-masing sebesar 0,01 persen. Tarif listrik sebesar 0,19 persen, tarif sewa rumah sebesar 0,04 persen, tarif kontrak rumah, upah tukang bukan mandor dan upah pembantu rumah tangga masing-masing sebesar 0,01 persen.

"Emas perhiasan juga menyumbang andil terhadap inflasi sebesar 0,01 persen. Tarif rumah sakit sebesar 0,01 persen," imbuhnya.

Selain itu, biaya perpanjangan STNK memberi andil terhadap inflasi sebesar 0,23 persen, tarif pulsa ponsel sebesar 0,14 persen, bensin sebesar 0,08 persen, dan mobil sebesar 0,01 persen. Sedangkan tarif angkutan udara memberikan andil terhadap deflasi sebesar 0,05 persen.

Advertisement

Baca juga:
Bos ADB puji kinerja Jokowi dan siapkan pinjaman USD 2 M untuk RI
Membongkar strategi pemerintah atasi ketimpangan kaya-miskin
DPR minta LPEI fokus dorong ekspor UMKM dibanding salurkan KUR
Sudah terpedaya, masih percaya
Rupiah menguat tipis ke level Rp 13.349 per USD

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.