LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Dana FIF USD1,4 M Masih Kurang Hadapi Gelombang Pandemi Selanjutnya

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengumumkan akan ada tiga negara baru yang menjadi pendonor Dana Perantara Keuangan atau Financial Intermediary Fund (FIF) atau Pandemic Fund. Mereka adalah Australia, Prancis dan Arab Saudi.

2022-11-13 10:26:15
Bangkit dari Pandemi
Advertisement

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengumumkan akan ada tiga negara baru yang menjadi pendonor Dana Perantara Keuangan atau Financial Intermediary Fund (FIF) atau Pandemic Fund. Mereka adalah Australia, Prancis dan Arab Saudi.

"Malam ini ada tiga negara (tambahan) termasuk Australia, Prancis dan Arab Saudi telah mengumumkan komitmennya," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers 2nd G20 Joint Finance and Health Minister Meeting di Hotel Mulia, Nusa Dua Bali, Bali, Sabtu (12/11) malam.

Komitmen dana pandemi atau Pandemic Fund kini sudah terkumpul USD 1,4 miliar. Namun, angka tersebut masih di bawah rekomendasi G20 high level independent panel, di mana dunia sekurang-kurangnya butuh dana USD 10 miliar untuk kesiapan menghadapi gelombang pandemi selanjutnya.

Advertisement

Dengan komitmen dana pandemi yang sudah terkumpul itu, Sri Mulyani dan tim akan fokus untuk mengembangkan arsitektur kesehatan internasional, guna menghadapi ancaman pandemi baru di masa depan.

Sri Mulyani melanjutkan, semua negara anggota G20 meminta pengelolaan dana ini harus inklusif. Khususnya guna menarik banyak perhatian dari negara berpendapatan kecil dan menengah, untuk memperkuat persiapan mereka menghadapi wabah pandemi selanjutnya.

"Jadi ini kesepakatan yang sangat baik, juga menunjukan komitmen dan kolaborasi kuat dari seluruh negara anggota G20, didukung oleh organisasi internasional dan juga komitmen datang dari berbagai lembaga filantropi," tuturnya.

Advertisement

Secara resmi ketiga negara tersebut nanti akan mengumumkan jumlah dana yang bakal disumbangkan. Dengan begitu ini menambah dana awal yang sebelumnya telah terkumpul dari 20 negara dan 3 lembaga filantropi.

Di antaranya Australia, Kanada, Uni Eropa, Perancis, Jerman, China, India, Indonesia, Italia, Jepang, Korea, Selandia Baru, Norwegia, Afrika Selatan, Singapura, Inggris, Spanyol, Amerika Serikat dan Uni Emirat Arab (UEA). Selain itu terdapat lembaga internasional yang juga menjadi pendonor, yakni The BIll & Melinda Gates Foundation, The Rockefeller Foundation, dan Wellcome Trust.

"Mereka nanti akan mengumumkan pada pertemuan tingkat menteri," kata dia.

Reporter: Maulandy Rizki Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Berita Foto: Toyota bZ4X BEV Meriahkan Pameran Kendaraan Listrik di Nusa Dua, Bali
Ini Rute dan Jam Operasi Bus Listrik selama G20 di Bali
Sukseskan KTT G20, Masyarakat Bali Diimbau Batasi Kegiatan di Sekitar Lokasi Acara
Kapolri Pastikan Sudah Antisipasi Serangan Siber di Semua Lokasi KTT G20 Bali
Kepala Negara G20 Mulai Tiba di Bali Besok, Jadwal Penerbangan Reguler Dikurangi
Pemerintah Klaim KTT G20 Sumbang PDB ke Negara Rp7,5 Triliun

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.