Dampak Tsunami di Anyer, Banyak Tamu Hotel Pilih Pulang Lebih Awal
Ketua Harian PHRI Banten, Ashok Kumar mengatakan, saat air pasang masuk ke wilayah pesisir, memang sempat terjadi kepanikan. Bahkan beberapa hotel telah mengungsikan tamunya ke tempat yang lebih aman.
Tsunami yang menerjang di pesisir pantai Pandeglang Banten sempat membuat panik tamu hotel di sekitar wilayah terdampak. Namun saat ini kondisi tersebut perlahan mulai kembali normal.
Ketua Harian PHRI Banten, Ashok Kumar mengatakan, saat air pasang masuk ke wilayah pesisir, memang sempat terjadi kepanikan. Bahkan beberapa hotel telah mengungsikan tamunya ke tempat yang lebih aman.
"Memang sempat terjadi kepanikan. Kalau air itu datang, orang menjadi panik. Namun juga ada juga yang diungsikan. Semua dilakukan," ujar dia saat berbincang dengan Liputan6.com di Jakarta, Minggu (23/12).
Dia menjelaskan, sejauh ini, ada tamu hotel yang memilih untuk pulang lebih awal akibat kejadian tersebut. Tetapi banyak yang juga tetap melanjutkan kegiatannya di hotel tempatnya menginap.
"Ada yang memang pulang, itu kan tidak bisa kita tahan-tahan. Tapi banyak yang tetap di sini. Bahkan ada yang baru akan datang, mereka telepon dulu kondisinya bagaimana. Dibilang tidak apa-apa, mereka datang," kata dia.
Sejauh ini, lanjut Ashok ada hotel yang terkena dampak tetapi ada hotel yang tidak terkena dampak tsunami. Dia pun berharap kondisi segera pulih dan kembali normal.
"Itu sebenarnya bukan tsunami, itu air pasang yang tinggi karena dampaknya tidak merata. Ada yang kena, ada yang tidak. Ada banyak hotel di Anyer yang enggak kena juga. Semua lagi himpun. Karena kalau merata pabrik-pabrik juga harusnya kena," tandas dia.
Sumber: Liputan6
Reporter: Septian Deni
Baca juga:
Rumah dan Kapal Rusak, Nelayan di Pantai Sukaraja Tak Berani Pulang
Petugas Evakuasi 12 Mahasiswa Korban Tsunami yang Terjebak di Pulau Legundi
Korban Tsunami di Lampung Selatan Bertambah, 16 orang Meninggal 126 Luka-luka
BTS Padam Setelah Diterjang Tsunami Banten, Telkomsel Pasang Genset
Ratusan Korban Tsunami di Lampung Selatan Masih Bertahan di Ketinggian
Kemenhub Segera Bentuk Posko Gabungan Pasca Tsunami Banten
Pantauan Terakhir Satelit NASA Soal Aktivitas Gunung Anak Krakatau