Dampak Perang Dagang, Industri Dari China dan Prancis Pindah Ke Indonesia
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan menyebut bahwa perang dagang antara Amerika Serikat dan China memberi dampak positif bagi Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan menyebut bahwa perang dagang antara Amerika Serikat dan China memberi dampak positif bagi Indonesia.
"Trade war itu buat kita sebenarnya menguntungkan," kata dia, di Kantornya, Jakarta, Jumat (30/11).
Keuntungan tersebut terlihat dari perusahaan China yang merelokasi usahanya ke Indonesia. Tercatat telah ada beberapa industri yang berpindah dari China dan berinvestasi di Indonesia.
"Kita bisa melihat relokasi dari Taipe, misalnya itu misalnya petrochemical, mereka merelokasi di Gresik USD 6,49 miliar. Kita berharap itu segera di-groundbreaking. Kita terima."
Selain itu, investor China dan Prancis juga tertarik membangun pabrik baterai lithium di Halmahera Utara, Maluku Utara. "Kemudian ada dari Prancis dan China di Halmahera Utara itu USD 10 miliar. Sudah groundbreaking,"
"Lithium Battery, di Morowali itu USD 4,3 miliar. Nanti tanggal 11 bulan Januari di ground breaking," tegas Luhut membeberkan salah satu manfaat perang dagang AS - China.
Baca juga:
Mantan Menteri Energi Era Soeharto Beberkan Tantangan Indonesia ke Depan
Menko Darmin: Indonesia Bersaing Manfaatkan Perang Dagang Dengan Malaysia
Perang Dagang AS-China Buka Peluang Peningkatan Industri Komponen Pesawat RI
Di KTT G20, Wapres JK akan Bahas Perang Dagang China-Amerika
Misi Jokowi Pagi Sampai Siang Satukan Amerika dan China
Jokowi Dibisiki Pengusaha: Banyak Pabrik Dari Luar Negeri Ingin Pindah ke Indonesia