LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Dampak Nyata Resesi Ekonomi yang Mengancam di 2023, Termasuk Pekerja Rentan Kena PHK

Resesi dinilai sebagai awan gelap dalam perekonomian setiap negara. Sebab kondisi ini mengganggu stabilitas ekonomi tak hanya bagi negara melainkan juga bagi masyarakat sebagai individu. Utamanya bisa mengganggu kesejahteraan secara sosial di tingkat masyarakat.

2022-09-29 09:50:00
Resesi Ekonomi
Advertisement

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengatakan seluruh negara di dunia diprediksi akan terjun berjamaah ke dalam jurang resesi. Hal ini tak lain sebagai akibat dari kenaikan suku bunga sejumlah negara maju yang berdampak telak pada ekonomi di negara-negara tersebut.

"Kalau bank sentral di seluruh dunia meningkatkan suku bunga cukup ekstrim dan bersama-sama, dunia mengalami resesi di 2023," ujarnya, dalam Konferensi Pers APBN KITA Agustus, dikutip Kamis (29/8).

Resesi dinilai sebagai awan gelap dalam perekonomian setiap negara. Sebab kondisi ini mengganggu stabilitas ekonomi tak hanya bagi negara melainkan juga bagi masyarakat sebagai individu. Utamanya bisa mengganggu kesejahteraan secara sosial di tingkat masyarakat.

Advertisement

Namun demikian, apa dampak nyata dari resesi ekonomi yang berpotensi besar terjadi di 2023? Berikut ulasannya:

Dampak Resesi Ekonomi

Resesi menjadi awan hitam bagi sebuah negara. Kondisi ekonomi yang buruk ini pasti akan berdampak kepada banyak pihak. Tidak hanya individu, kelompok masyarakat, perusahaan hingga pemerintah juga bisa menjadi korban dari resesi ekonomi.

Advertisement

1. Dampak Bagi Pekerja

Individu sebagai pekerja sangat rentan terhadap dampak resesi. Kondisi ekonomi yang buruk mengancam para pekerja dari pemutusan hubungan kerja (PHK). Akibatnya, angka pengangguran bisa meningkat dan tak bisa memenuhi kebutuhannya.

Terlebih bagi mereka yang menjadi tulang punggung keluarga. Sehingga dampak lebih lanjutnya bisa mengganggu stabilitas sosial karena terdesak harus memenuhi kebutuhan yang tak bisa ditunda.

Pada akhirnya, pengangguran massal ini bisa mengancam tatanan sosial kehidupan masyarakat baik dalam lingkup bangsa maupun negara.

2. Dampak Bagi Perusahaan

Kondisi ekonomi yang buruk menjadi rentan bagi perusahaan mengalami kebangkrutan. Resesi ekonomi ini memicu menggerus sumber daya riil, krisis kresit dan jatuhnya harga aset berbasis utang. 

Saat daya beli masyarakat menurun, potensi perusahaan untuk meningkatkan pendapatan pun semakin kecil. Kondisi inilah yang akan mengancam kelancaran arus kasnya.

Maka, ketika bisnis merosot atau gagal bertahan saat terjadi resesi perusahaan bisa mengalami penurunan pendapatan secara drastis. Turunnya pendapatan ini memicu banyak efek buruk lain yang mengancam pekerjanya. 

PHK sebagian karyawan atau secara massal menjadi mimpi buruk dari dampak resesi. Bagi mereka yang menjadi korban PHK pasti akan sulit memenuhi kebutuhannya karena kehilangan pendapatan.

3. Dampak Bagi Pemerintah

Angka pengangguran yang meningkat menjadi beban baru bagi pemerintah saat terjadi resesi ekonomi. Dalam kondisi serba sulit pemerintah harus menjadi penopang dan menghasilkan solusi untuk segera mengakhiri resesi. 

Dalam kondisi ini, pemerintah pun membutuhkan anggaran untuk berbagai masalah yang muncul. Namun di sisi lain penerimaan negara juga turun karena objek pajaknya mengalami penurunan kinerja. 

Artinya, keuangan negara juga dalam kondisi yang tidak baik. Tak jarang dalam kondisi ini pemerintah terpaksa menarik utang demi membiayai kebutuhan masyarakatnya. 

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.