Dahlan sebut proyek pipa gas Arun-Belawan rampung Oktober
Menurut Dahlan, pembangunan pipa gas masih tersisa 60 Km lagi yang harus dikerjakan.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan, menyatakan pembangunan pipa gas Arun (Aceh)-Belawan (Medan) milik PT Pertagas ditargetkan selesai Oktober mendatang. Saat ini, PT Pertagas telah menyelesaikan pembangunan sebanyak 75 persen.
"Oktober nanti ada pipa gas Arun-Medan," ujar Dahlan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (2/5).
Menurut dia, pembangunan pipa gas masih tersisa 60 Km lagi yang harus dikerjakan. Pembangunan ini sedikit terhambat karena terkendala masalah tanah. Diharapkan Oktober nanti seluruh Medan sudah akan teraliri gas dari Arun.
Sebelumnya, PT Pertamina Gas (Pertagas) menggandeng BUMN Aceh untuk membangun jaringan pipa gas dari Arun (Aceh) menuju Belawan (Medan). Pipa itu akan membentang sepanjang 340 kilometer.
"Antara Pertagas dengan BUMD Aceh membentuk suatu perusahaan bernama Perta Arun Gas," ujar Direktur Utama Pertagas Hendrajaya, di Jakarta.
Menurutnya, pembangunan jaringan pipa gas itu untuk memenuhi kebutuhan industri di Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei. "Tadi pagi sudah teken kontrak dengan PTPN III, kami komitmen akan suplai gas ke Sei Mangkei, 175 km di selatan Medan."
Selain itu, Hendra mengungkapkan, pihaknya juga berencana untuk membangun infrastruktur sejenis di Muara Karang, Muara Tawar. Kemudian, jaringan pipa Gresik-Semarang (Gresem) dan Cirebon-Semarang (Cisem). "Kita juga siapkan CNG storage," ujarnya.
Tidak hanya itu, anak usaha Pertamina tersebut juga tengah menggarap proyek LNG di Bontang untuk menyuplai pertambangan batu bara.
Baca juga:
Dahlan kesal Freeport tak juga membayar dividen ke pemerintah
Dahlan keluhkan manajemen antrean Bandara Soekarno-Hatta
Dahlan mandi di toilet dan punguti sampah Bandara Cengkareng
Dahlan Iskan sedih mobil listrik sulit terwujud
Dahlan: Dulu jual, sekarang beli satelit