LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Dahlan: Masih ada karyawan BUMN yang digaji Rp 900.000 per bulan

Imbasnya, kinerja produktivitas perusahaan menjadi tidak maksimal.

2013-05-19 15:23:21
BUMN
Advertisement

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan tidak segan-segan membongkar kekurangan perusahaan-perusahaan pelat merah yang berada di bawah komandonya. Salah satunya terkait kesejahteraan karyawan.

Dia bercerita kalau saat ini masih ada perusahaan BUMN yang menggaji karyawannya Rp 900.000 per bulan. Ini adalah gaji terendah dari 143 perusahaan pelat merah yang ada saat ini.

Perusahaan pelat merah yang menggaji karyawannya sebesar Rp 900.000 per bulan adalah PT Sang Hyang Sri. Dahlan melihat sendiri, sawah garapan Sang Hyang Sri tidak berbeda dengan sawah petani yang digarap dengan kerbau. Hal ini terjadi karena kecilnya gaji pegawai tersebut.

Advertisement

"Saya ke Sang Hyang Sri di Sukamandi saya lihat sawahnya 4 kali. Padinya tidak beda dengan petani. Kenapa sawah Sang Hyang Sri kalah dengan petani yang dikerjakan dengan kerbau," ucap Dahlan di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Minggu (19/5).

Melihat kondisi sawah yang tidak produktif, Dahlan mengatakan langsung terjun ke sawah dan ternyata kerjanya tidak maksimal lantaran gajinya yang juga tidak maksimal. Melihat kondisi ini, Dahlan langsung meminta kepada direksi untuk menaikkan gaji pegawainya. Tidak tanggung-tanggung, gaji pegawai Sang Hyang Sri langsung 100 persen.

"Kerjanya tidak maksimal karena gajinya tidak maksimal. Ada yang cuma Rp 900.000. Saya minta direksi waktu itu menaikkan dua kali lipat," jelasnya.

Advertisement

Ketika ditanya mengenai gaji karyawan perusahaan BUMN tertinggi, Dahlan enggan menjawabnya. "Itu korporasi, tapi gaji tidak bisa disamakan dengan Pertamina atau Mandiri yang omzetnya besar. Paling besar (gaji) aku tidak urus," tutup Dahlan.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.