LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Dahlan ibaratkan utang Merpati bagai sumur tanpa dasar

Dahlan pastikan Senin pekan depan pemerintah akan bahas nasib utang Merpati ini.

2013-11-08 21:30:00
Dahlan Iskan
Advertisement

Pekan depan, sebanyak tiga kementerian akan melakukan rapat pembahasan terkait nasib utang avtur maskapai penerbangan Merpati yang sudah mencapai Rp 6 triliun. Ketiga kementerian itu adalah Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan dan Kementerian Koordinator Perekonomian.

"Hari Senin (12/10) nanti akan ada rapat koordinasi," tegas Dahlan Iskan usai menghadiri acara 'Peluncuran Iklan Tolak Angin Versi Amerika' di Kawasan Pabrik Sidomuncul, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Jumat (8/11).

Jika kesepakatan sudah didapat, lanjutnya, maka pemerintah akan membawa hasilnya ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk mendapat persetujuan. Dahlan masih berharap Kementerian Keuangan mau merestrukturisasi utang Merpati menjadi saham.

Advertisement

Dahlan mengibaratkan utang Merpati bagai sumur tanpa dasar. Meski sudah disuntik bantuan modal negara berapapun namun permasalahan tak juga usai.

"Nah biarpun dibantu avtur, biarpun dibantu gaji, dibantu apapun tidak ada gunanya. Karena masalah pokoknya di beban utang yang terlalu besar itu," terangnya.

Dahlan menilai utang Merpati inilah yang menjadi biang kerok dari selalu merahnya kinerja Merpati. Dahlan yakin jika persoalan utang selesai maka Merpati bisa terbang gagah lagi.

Advertisement

"Kalau utangnya diselesaikan itu nanti Merpati bisa cari uang. Karena sekarang cari uang nggak ada yang percaya," jelasnya.

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.