LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Curhat Sri Mulyani, pendidikan pelajar RI kalah dari Vietnam meski diberi dana besar

Menurut dia, kualitas pendidikan di Indonesia masih kalah jika dibandingkan dengan negara tetangga, seperti Vietnam. Dalam beberapa tes, anak-anak Indonesia mendapatkan nilai yang lebih rendah. Padahal, Indonesia lebih dulu menjalankan komitmen 20 persen anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk pendidikan.

2018-07-10 12:25:58
Sri Mulyani Indrawati
Advertisement

Menteri Keuangan Sri Mulyani menghadiri Dialog Publik Pendidikan Nasional dan Halal Bihalal, di Gedung Guru Indonesia, Jakarta, Selasa (10/7). Kesempatan ini digunakannya untuk 'curhat' mengenai kondisi anak-anak Indonesia.

Menurut dia, kualitas pendidikan di Indonesia masih kalah jika dibandingkan dengan negara tetangga, seperti Vietnam. Dalam beberapa tes, anak-anak Indonesia mendapatkan nilai yang lebih rendah. Padahal, Indonesia lebih dulu menjalankan komitmen 20 persen anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk pendidikan.

"Kita mulai 2009 (komitmen 20 persen APBN untuk pendidikan), mereka (Vietnam) 2010 mungkin 2013. Matematika anak-anak mereka bisa dapat 90, anak-anak kita 70 bisa sampai 50," ungkapnya.

Advertisement

"Membaca, kelihatan sangat sederhana, tapi membaca saja Indonesia berada di bawah. PISA test-nya di bawah. Kita ingin ada pendidikan karakter, value, tapi kita juga ingin punya anak yang mampu bersaing," lanjut dia.

Dia mengatakan, anggaran pendidikan Indonesia terus mengalami peningkatan setiap tahun. Anggaran pendidikan dalam APBN 2017 sebesar Rp 419 triliun. Pada 2018, naik menjadi Rp 444 triliun. Hal tersebut harusnya ditunjang dengan peningkatan kualitas pendidikan Indonesia.

"Pasti otomatis naik (anggaran pendidikan). Yang lain turun naik sesuai kebutuhan, kalau untuk bangun inrigasi, naik, kalau mau untuk pertanian, ya pertanian (naik)," kata dia

Advertisement

Dia mengharap para guru juga merasa bertanggung jawab agar porsi anggaran yang demikian besar itu, betul-betul bermanfaat. "Rp 444 triliun itu harus pernah dipikirkan apa yang mau dicapai, jangan itu hanya memenuhi amanat konstitusi," tandasnya.

Baca juga:
Sri Mulyani godok tambahan insentif untuk industri dalam negeri
Pemerintah Jokowi-JK putuskan tak ubah susunan APBN 2018
Siapkan strategi hadapi perang dagang AS, menteri Jokowi gelar rapat di hari Minggu
Survei SMRC soal Cawapres: Sri Mulyani dan Said Aqil masuk 5 besar
Bersama Luhut dan Sri Mulyani, Presiden Bank Dunia kunjungi GWK
Kata Sri Mulyani soal lelang SUN hanya laku Rp 11 triliun dari target
Rupiah terus melemah, Sri Mulyani bakal evaluasi kebutuhan impor Indonesia

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.