CMNP butuh Rp 32 triliun garap 4 proyek jalan tol
Direktur Utama CMNP, Tito Sulistio mengatakan, dana investasi ini akan diperoleh dari modal sendiri (equitas) sekitar Rp 3 triliun. Selain itu, Perseroan berencana menerbitkan obligasi global (global bond) tahun depan. Manajemen CMNP juga akan melakukan Penawaran Umum Terbatas (PUT) saham pada 2019.
PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) Tbk membutuhkan dana Rp 32 triliun untuk menggarap empat proyek jalan tol. Proyek tersebut adalah pembangunan jalan tol Harbour Road 2 yang menghubungkan Ancol Timur dan Pluit sepanjang 9,2 Km yang akan dibangun elevated atau layang dengan konstruksi bertingkat.
Kemudian tol Depok-Antasari (Desari) yang akan diperpanjang hingga Salabenda, Bogor. Adapun dua proyek lainnya adalah membangun tol elevated sepanjang 12 Km di Bandung dan pengembangan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisundawu).
Direktur Utama CMNP, Tito Sulistio mengatakan, dana investasi ini akan diperoleh dari modal sendiri (equitas) sekitar Rp 3 triliun. Selain itu, Perseroan berencana menerbitkan obligasi global (global bond) tahun depan. Manajemen CMNP juga akan melakukan Penawaran Umum Terbatas (PUT) saham pada 2019.
"Usulan untuk melakukan Penawaran Umum Terbatas ini akan kami sampaikan dan mintakan persetujuan kepada pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun depan," tuturnya Tito di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (05/11).
"Yang pasti manajemen akan usulkan right issue sebagian untuk tambah modal. Prinsipnya debt to ekuitynya tidak boleh kurang dari 35 persen. Jadi Rp 25 triliun itu cuma yang di Bandung dan pluit, ditambah cusundawu jadi Rp 32 triliun," terangnya.
Reporter: Bawono Yadika
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Tak mau mangkrak, Menteri Basuki bakal lelang dini proyek infrastruktur 2019
Perbaikan jalan dan air bersih jadi fokus pembangunan KEK Bangka Belitung
Memantau progress proyek 6 ruas Tol Dalam Kota
Pembangunan Bandara Soedirman di Purbalingga memasuki tahap study amdal
Di depan pengusaha Jerman, Sri Mulyani beberkan manfaat pembangunan infrastruktur