Citilink, Sriwijaya & Nam Air batalkan penerbangan
Kebijakan ini juga mengacu pemberitahuan (NOTAM) yang dikeluarkan otoritas penerbangan setempat.
Tidak hanya Garuda Indonesia yang membatalkan penerbangan akibat erupsi Gunung Raung, maskapai lain juga memutuskan hal sama. Maskapai penerbangan Citilink, Sriwijaya Air dan Nam Air memutuskan membatalkan seluruh penerbangan hari ini, Jumat (10/7).
Manajemen maskapai Citilink Indonesia memutuskan membatalkan seluruh penerbangan dari dan ke Denpasar serta Lombok lantaran erupsi Gunung Raung mulai mengganggu keamanan dan keselamatan penerbangan di wilayah tersebut. Kebijakan ini juga mengacu pemberitahuan (NOTAM) yang dikeluarkan otoritas penerbangan setempat.
“Dasar kebijakan untuk tidak melakukan operasi penerbangan dari dan ke Denpasar, Lombok adalah demi safety atau alasan keamanan dan keselamatan penerbangan. Bagi Citilink itu hal yang terutama saat ini,” kata President & CEO Citilik Indonesia Albert Burhan melalui siaran persnya.
Sedikitnya 27 penerbangan Citilink Indonesia yaitu rute-rute pulang pergi (pp) sebagai berikut: Jakarta – Denpasar, Surabaya – Lombok, Surabaya – Denpasar, Bandung – Denpasar, Bandung – Lombok, Balikpapan – Denpasar dibatalkan. Sedangkan penerbangan untuk rute-rute lainnya berjalan normal seperti biasa.
Manajemen Sriwijaya dan Nam Air juga memutuskan menghentikan sementara penerbangan dari dan ke Denpasar.
"Kejadian ini merupakan kejadian alam, dan bukan kuasa manusia," ujar Senior Manager Corporate Communication Sriwijaya Air Agus Soedjono.
Rute penerbangan yang ditunda dan dibatalkan antara lain, rute Sriwijaya Air: Jakarta – Denpasar PP, Denpasar – Dili, Timor Leste PP, dan beberapa rute Denpasar – China PP. Sedangkan rute Nam Air: Surabaya – Denpasar – Maumere – Kupang PP.
(mdk/noe)