LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Citibank raup laba bersih 2017 Rp 2,51 triliun tumbuh 10 persen

Citibank Indonesia mencatatkan laba bersih 2017 sebesar Rp 2,51 triliun, meningkat 10 persen dari 2016. Peningkatan laba bersih Citibank ini berasal dari pertumbuhan pendapatan bunga bersih sebesar 5,1 persen menjadi Rp 4,33 triliun, dan pertumbuhan pendapatan fee-based sebesar 6,6 persen menjadi Rp 2,1 triliun.

2018-03-26 17:26:47
Citibank
Advertisement

Citibank Indonesia (Citibank) mencatatkan laba bersih 2017 sebesar Rp 2,51 triliun, meningkat 10 persen dari 2016. Peningkatan laba bersih Citibank ini berasal dari pertumbuhan pendapatan bunga bersih sebesar 5,1 persen menjadi Rp 4,33 triliun, dan pertumbuhan pendapatan fee-based sebesar 6,6 persen menjadi Rp 2,1 triliun.

Chief Executive Officer Citibank NA Indonesia, Batara Sianturi, menyatakan pendapatan bunga bersih Citibank ditopang oleh kinerja yang seimbang antara Institutional Banking dan Consumer Banking yang masing-masing menyumbang 54 persen dan 46 persen terhadap pendapatan bunga bersih Citibank pada 2017.

Hal ini memberikan kontribusi pada peningkatan Return on Asset (ROA) menjadi 4,34 persen dari 4,14 persen pada tahun sebelumnya dan peningkatan pada Return on Equity (ROE) menjadi 15,51 persen dari 14,88 persen pada 2016.

Advertisement

"Pertumbuhan Citibank juga tercermin dari total aset yang meningkat sebesar 4,8 persen menjadi Rp 75 triliun. Kinerja positif ini didukung oleh tingkat jumlah dana pihak ketiga
(DPK) yang stabil dalam bentuk giro dan tabungan. Kedua jenis simpanan ini berjumlah 73,51 persen dari total DPK Citibank per 31 Desember 2017," ujarnya di Jakarta, Senin (26/3).

Kenaikan laba bersih Citibank juga didukung oleh peningkatan kualitas kredit. Rasio Non Performing Loan (NPL) bruto dan netto masing-masing sebesar 1,88 persen dan 0,54 persen, dibandingkan 2,83 persen dan 0,94 persen untuk periode yang sama tahun sebelumnya.

Kecukupan modal bank menjadi semakin kuat, dengan Capital Adequacy Ratio (KPMM) sebesar 27,48 persen per 31 Desember 2017. Perseroan telah mampu mempertahankan rasio kecukupan modal ini dan tetap mencatatkan peningkatan dalam Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) sebesar 13,8 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Advertisement

Baca juga:
BTN Mortgage himpun 225 ide aplikasi dukung ekosistem pembiayaan KPR
Dukung program sejuta rumah, BTN resmi buka BTN Mortgtech Hackatho
BTN raup laba 2017 Rp 3,027 triliun dan bagikan dividen Rp 605,49 miliar
BNI buka lowongan kerja untuk para ahli IT, ini persyaratannya
PUPR tunjuk bank asal Korea sediakan 500 rumah murah
Bos Mandiri: Kasus skimming saat ini lebih rendah dibanding 3 tahun lalu
BRI beri sinyal turunkan suku bunga kredit

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.