LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Cerita Mendag Zulhas Hampir Setiap Hari Ditelpon Jokowi Soal Beras

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan mengatakan, hampir setiap hari dirinya dihubungi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membahas harga beras.

2022-10-03 13:49:22
beras
Advertisement

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan mengatakan, hampir setiap hari dirinya dihubungi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membahas harga beras.

Sebab, kenaikan beras memberikan kontribusi terhadap inflasi sebesar 3,33 persen. Jadi apabila kenaikan beras mulai dari Rp 10 hingga Rp 100, masyarakat miskin akan sangat terdampak.

"Pak Presiden (Jokowi) hampir setiap hari ini ditelepon soal beras," ujar Zulkifli di Jakarta, Senin (3/10).

Advertisement

Harga beras dibandingkan tahun lalu pada bulan Agustus hingga September rendah, namun pada tahun 2022 di bulan Agustus justru harga beras saat ini malah naik. Kenaikan harga beras juga dikarenakan rebutan gabah sehingga permintaan beras meningkat cukup signifikan.

"Dan memang kenyataannya dibanding tahun lalu yang seharusnya bulan Agustus, September ini padahal harga rendah. Justru ini terbalik malah Agustus September ini harga beras naik," terang Zulhas.

Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian, Harvick Hasnul Qolbi mengatakan pihaknya akan berkonsentrasi penuh untuk menjaga ketersedian produksi beras seusia dengan target dari tahun ke tahun. Walaupun ada situasi dan permasalahan yang terjadi pada distribusi dan produksi beras, namun dia mengimbau kepada masyarakat tak perlu khawatir karena untuk tahun ini ketersedian beras sudah cukup.

Advertisement

"Seperti yang sudah kita rapatkan, kami sampaikan mengenai beberapa permasalahan yang sampai saat ini kami sedang cari jalan keluarnya. Kalau dari sisi pricing, atau sisi harga. Pertama selama di petani ini selalu harganya mencukupi untuk petani, tapi katakan misalnya petani untung, tentu masyarakat keberatan dengan harganya meski HET (Harga Eceran Tertinggi) sudah kami tetapkan," ujar Harvick.

Dia bersama stakeholder akan terus mencari jalan keluar untuk memastikan produksi beras akan tercukupi.

"Pertama juga ada pak menteri karya yang memantau harga, maka sangat membantu sekali, dan dari bapanas kami, dan bulog juga terus membantu, dan ini adalah salah satu bukti bahwa kami hadir ditengah masyarakat pagi hari ini untuk memberikan masukan yang benar," jelas dia.

Baca juga:
BPN dan Bulog Upayakan Stok Beras Tetap Aman Hingga Akhir Tahun
Ancaman Krisis Pangan, Masyarakat Diminta Tak Hanya Bergantung pada Beras
Intip Pengolahan Beras Menggunakan Teknologi Canggih MRMP di Karawang
Didampingi Budi Waseso, Puan Melihat Pengolahan Beras Bulog Secara Modern
Pemkot Madiun Bangun Pabrik Beras Porang, Janji Mempekerjakan Warga Lokal
Ganjar Populerkan Beras Srinuk, Produk Unggulan Hasil Rekayasa Genetika dari Klaten

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.