LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Cerita Jokowi, pengusaha kerap tanyakan kondisi panas politik RI

Presiden Joko Widodo mengakui banyak pengusaha yang lebih tertarik berbicara politik, bukan ekonomi. Akan tetapi, Jokowi tak terlalu menanggapi pembicaraan tersebut dengan serius.

2016-11-29 12:18:10
Presiden Jokowi
Advertisement

Akhir-akhir ini dunia politik Indonesia tengah memanas. Hal ini disebabkan pemilukada serentak yang akan dilaksanakan Februari 2017.

Atas kondisi ini, Presiden Joko Widodo mengakui banyak pengusaha yang lebih tertarik berbicara politik, bukan ekonomi. Akan tetapi, Jokowi tak terlalu menanggapi pembicaraan tersebut dengan serius.

"Akhir-akhir ini kalau saya bertemu dengan wiraswasta, dengan dunia usaha, pasti yang dipertanyakan kepada saya bukan soal ekonomi tapi malah soal politik. Kalau soal politik, saya kira bapak ibu bisa tanya di sini ada pak Akbar Tandjung atau ada Pak MS Hidayat, tanya ke sana atau Theo Sambuaga jangan tanya ke saya. Beliau adalah senior-senior politik kita," kata Jokowi saat membuka Munas REI 2016, Jakarta, Selasa (29/11).

Advertisement

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini, mengatakan tensi politik Indonesia memang sedang naik. Hal ini dinilai wajar karena menjelang Pilkada serentak pada 2017 mendatang.

Jokowi menegaskan saat ini terdapat 101 provinsi, kota dan kabupaten yang menggelar pilkada serentak. Namun, katanya, yang menjadi sorotan hanya Pilgub DKI Jakarta.

"Pilgub dan pemilihan walikota itu ada di 101 provinsi, kabupaten/kota. Tapi selalu yang disorot adalah Jakarta. Gosip rumor sekarang ini banyak juga beredar di media sosial tapi jangan lansung dipercaya. Banyak rumor, banyak gosip yang tidak benar," ujarnya.

Advertisement

Untuk itu, Mantan Gubernur DKI Jakarta ini berharap agar seluruh masyarakat Indonesia semakin dewasa dalam berpolitik. "Benar kita perlu konsolidasi kebangsaan, perlu konsolidasi kenegaraan kita, agar negara kita, bangsa kita jadi semakin kuat dan tangguh, semakin dewasa dalam berpolitik, menjadi semakin matang dalam berpolitik," pungkasnya.

Baca juga:
Jokowi: Saya akan kejar 95 persen wajib pajak untuk ikut Tax Amnesty
Disebut jual aset BUMN ke swasta, ini kata Rini
Jokowi apresiasi anggota REI bantu penyediaan rumah rakyat kecil
HUT Korpri, Jokowi ingatkan PNS jangan jadi bagian dari masalah
Jokowi soal aksi 2 Desember: Bukan demo, yang ada adalah doa bersama
HUT Korpri, Jokowi minta birokrat segera tinggalkan mental priyayi

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.