Cerita bos Sidomuncul masuk jajaran orang terkaya di Indonesia
Irwan mengaku sempat mencari pekerjaan namun tidak diterima karena alasan 'bangsawan'.
Bos Sidomuncul, Irwan Hidayat menjadi salah satu dari 50 orang terkaya di Indonesia 2014 versi Majalah Forbes. Irwan berada di urutan 44 orang dengan total kekayaan mencapai USD 600 juta atau sekitar Rp 8 triliun.
Irwan membeberkan cerita di balik kesuksesannya membangun Sidomuncul yang mengantarkannya masuk lingkaran orang terkaya di Indonesia. Sesungguhnya, cita-cita Irwan menjadi seorang arsitek. Karena gagal menjadi arsitek, Irwan meneruskan usaha keluarganya menjual jamu lewat PT Sidomuncul.
"Saya tuh tidak pengen jualan jamu. Pengennya jadi arsitek, tapi enggak pernah belajar. Terus akhirnya saya satu-satunya yang ada itu usaha mama saya sama keluarga saya itu. Ya sudah saya masuk situ. Tidak ada pilihan lain," ujar dia usai menghadiri kuliah umum Tanoto Foundation di Jakarta, Jumat (05/12).
Sebelum meneruskan bisnis keluarga, Irwan mengaku sempat melanglangbuana di Semarang mencari pekerjaan. Namun tidak diterima karena alasan 'bangsawan'.
"Soalnya saya terkenal enggak pernah tidur. Bangsawan julukannya (bangsane tangi awan). Nah, iya saya gitu. Rambut gondrong, tidak sekolah, tidak punya bidang formal. Tidak ada pengalaman kerja. Ya begitu terus. Akhirnya tidak punya tempat lain," kata dia.
Irwan terpaksa menjadi 'penjual' jamu. Meski mengaku tidak suka minum jamu, Irwan sukses mengantarkan Sidomuncul mencatatkan diri sebagai perusahaan jamu terbesar di Indonesia.
"Sampai pada suatu saat saya menyadari hidup di dunia ini, memang itu yang dipilihkan Tuhan buat saya. Saya lahir, tapi penyakitan. Saya doang yang paling jelek dari 46 cucu nenek saya. Sakit-sakitan. Akhirnya ya sudahlah, saya sadar di dunia ini enggak ada yang kebetulan," ucapnya.
(mdk/noe)