Cara Unik Warga Venezuela Cari Uang saat Harga Pokok Melonjak Akibat Hiperinflasi
Dari kondisi itu, game online Old School RuneScape menjadi ‘penyelamat’ jutaan warga Venezuela. Mengutip Polygon.com, jutaan warga Venezuela disebut bermain Old School RuneScape untuk mendapatkan uang.
Hiperinflasi yang melanda Venezuela pada tahun 2016 memaksa jutaan warganya meninggalkan negara tersebut. Mereka yang tidak bisa keluar, harus mencari cara agar tetap bertahan hidup.
Dari kondisi itu, game online Old School RuneScape menjadi ‘penyelamat’ jutaan warga Venezuela. Mengutip Polygon.com, jutaan warga Venezuela disebut bermain Old School RuneScape untuk mendapatkan uang.
Sebab, selama hiperinflasi yang melanda negara mereka, upah minimum rata-rata di sana sekitar USD5 dolar per bulan atau setara dengan Rp75.000 per bulan. Sementara harga kebutuhan meroket tajam.
Game ini dipilih karena teknologi pada game ini dapat digunakan di perangkat komputer lama.
Tren warga Venezuela bermain game ini kemudian membuat para gamer RuneScape angkatan lama, merasa aneh karena dalam beberapa tahun belakangan tiba-tiba saja banyak pemain baru yang muncul di Old School RuneScape.
Yang lebih aneh, para pemain baru tersebut punya perilaku yang sama. Mereka bermain dengan durasi sangat lama dan melakukan kegiatan yang sama terus-menerus yaitu membunuh naga hijau berulang-ulang dan mengumpulkan emasnya.
Di dunia game online, aktivitas ini biasanya disebut sebagai gold farming, yaitu aktivitas seseorang bermain game dengan tujuan untuk mendapatkan emas atau koin atau barang apapun di dalam game lalu akan ditukarkan dengan uang asli di dunia nyata. Kegiatan ini sejatinya melanggar aturan di banyak game online akan tapi terjadi setiap saat tidak terkecuali di Old School RuneScape.
Kemunculan banyak pemain gold farming awalnya tidak terlalu menjadi masalah. Namun, banyak pemain yang kesal dengan ulah para pemain gold farming.
Sebab, ketika pemain mendapatkan sebuah quest atau misi untuk membunuh naga. Misi ini tidak bisa dilakukan karena para pemain gold farming ini sudah membunuh semua naga. Akhirnya, para pemain menanyakan asal dan identitas para pemain gold farming. Sedangkan para pemain gold farming itu menjawab bahwa mereka berasal dari Venezuela .
Keanehan lain muncul pada 7 Maret 2019, secara tiba-tiba seluruh pemain gold farming menghilang. Hampir setengah pemain aktif di Old School RuneScape menghilang. Beberapa hari kemudian, para gamer mengetahui kalau saat itu sedang ada pemadaman listrik total di Venezuela.
Dampak dari kondisi itu mengacaukan ekonomi di Old School RuneScape. Sebab, di game tersebut, terdapat sarana jual beli. Pemain bisa menawar item yang mereka inginkan dan harganya berdasarkan pada permintaan dan penawaran.
Ketika para pemain Venezuela menghilang, ekonomi di game ini menjadi kacau karena tidak ada supply lagi. Hasilnya, harga item di game tersebut langsung meroket. Bisa dikatakan, game tersebut mengalami inflasi beberapa minggu.
Para pemain lama dari game ini kemudian terpecah menjadi dua kubu. Pertama, mereka simpati terhadap kondisi yang dialami warga Venezuela. Satu kubu lainnya, ulah pemain Venezuela membuat kesal karena aktivitas hold farming. Pemain dari Venezuela dianggap bukan menikmati permainan namun justru mengeksploitasi game tersebut.
Meski begitu, warga Venezuela tidak ambil pusing dengan kritik gamer Old School RuneScape. Dalam sehari, warga Venezuela bisa menghasilkan USD8 dolar per hari dari game ini. Nilai tersebut kabarnya bahkan lebih tinggi dari penghasilan dokter di Venezuela.