Capaian Vaksin Booster di Luar Jawa Bali Masih di Bawah 10 Persen
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, vaksinasi tambahan (booster) di luar Jawa Bali perlu dilakukan akselerasi. Sebab sampai pekan kedua bulan Maret, vaksin dosis ketiga masih di bawah 10 persen.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, vaksinasi tambahan (booster) di luar Jawa Bali perlu dilakukan akselerasi. Sebab sampai pekan kedua bulan Maret, vaksin dosis ketiga masih di bawah 10 persen.
"Vaksin booster semua di bawah 10 persen, sehingga ini perlu diakselerasi," kata Airlangga dalam konferensi pers, Jakarta, Senin (14/3).
Selain itu vaksinasi dosis 1 dan 2 di luar Jawa-Bali masih perlu dipercepat. Masih ada 5 provinsi dengan vaksinasi dosis kedua yang dibawah 50 persen.
"Provinsi yang capaian vaksinasi dosis kedua dibawah 50 persen yaitu Sulawesi Barat, Maluku Utara, Papua Barat, Maluku dan Papua," katanya.
Sementara itu ada 2 provinsi yang vaksin dosis 1 yang kurang dari 70 persen, yakni Papua Barat dan Papua.
Tak hanya itu, vaksinasi untuk lansia juga perlu terus diakselerasi. Sebab masih ada 6 provinsi yang vaksin capaian dosis 1 dan 2 masih di bawah 60 persen.
Baca juga:
Menkes: 2 Provinsi Belum Alami Penurunan Kasus Covid-19
Masyarakat Penerima Vaksin Booster 12 Maret Capai 14,35 Juta Orang
Jelang Ramadan, Polri Percepat Booster Cegah Laju Covid-19
CEK FAKTA: Hoaks Vaksin Booster Covid-19 Menyebabkan HIV
Anies Baswedan Ajak Lansia Lakukan Vaksin Booster Covid-19
Tren Kasus Covid-19 Turun, Kemenkes: Vaksinasi Lengkap dan Booster Harus Ditingkatkan