Capaian Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV 5,02 Persen Berkat Maluku dan Papua
Pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal IV 2021 berada di angka 5,02 persen. Capaian itu turut ditopang pergerakan ekonomi di sejumlah daerah yang melesat naik seperti di Maluku dan Papua.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal IV 2021 berada di angka 5,02 persen. Capaian itu turut ditopang pergerakan ekonomi di sejumlah daerah yang melesat naik seperti di Maluku dan Papua.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Maluku dan Papua jadi wilayah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kuartal IV 2021, yakni mencapai angka 10,09 persen.
"Maluku dan Papua meskipun share-nya hanya 2,49 persen, tetapi pada tahun 2021 ekonominya tumbuh 10,09 persen," ujar Kepala BPS Margo Yuwono dalam sesi teleconference, Senin (7/2).
Margo memaparkan, pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata tersebut utamanya didorong oleh peningkatan aktivitas pertambangan bijih logam, khususnya produksi bijih nikel, bijih emas, dan bijih perak di Maluku Utara.
"Demikian juga di Papua. Terjadi peningkatan aktivitas pertambangan bijih logam, khususnya produksi tembaga dan emas, serta peningkatan aktivitas konstruksi untuk menunjang pelaksanaan PON 2020 lalu di Papua," tuturnya.
Sumbangan Pulau Lain
Untuk perkembangan ekonomi secara spasial, BPS melaporkan itu masih terkonsentrasi di Jawa dengan porsi sekitar 57,89 persen. Kemudian diikuti Sumatera dengan share sekitar 21,70 persen.
"Kalau kita lihat, pertumbuhan di Jawa dengan share 57,89 persen tumbuh 3,66 persen. Sementara sumatera yang share-nya cukup tinggi tumbuhnya 3,18 persen," terang Margo.
Urutan berikutnya diisi Kalimantan dengan sumbangsih sebesar 8,25 persen dari total pertumbuhan ekonomi. Pada kuartal IV 2021, ekonomi di sana terpantau tumbuh 3,18 persen.
Sulawesi jadi wilayah keempat penyumbang angka pertumbuhan ekonomi nasional terbesar, dengan porsi 6,89 persen. Pertumbuhannya pun berada di atas rata-rata sebesar 5,67 persen.
Sementara Bali dan Nusa Tenggara jadi wilayah dengan sumbangsih terkecil, dengan porsi 0,07 persen. Pertumbuhan ekonominya pun jadi paling bontot sebesar 2,78 persen.
Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com