Bulog: Tidak ada batasan untuk membeli daging sapi & kerbau di operasi pasar
Selain untuk masyarakat, daging sapi dan kerbau juga bakal disalurkan ke pasar-pasar tradisional. Namun dia memastikan masyarakat tidak perlu khawatir jika pedagang akan menjual lebih mahal dari harga Operasi Pasar.
Direktur Komersial Perum Bulog DKI Jakarta, Tri Wahyudi Saleh memastikan tidak akan membatasi pembelian daging sapi dan kerbau pada Operasi Pasar jelang Natal dan Tahun Baru 2018. Artinya, setiap orang bisa membeli lebih dari satu atau dua kilogram. OP ini-pun ditujukan untuk semua kalangan masyarakat tanpa terkecuali.
"Nggak kita nggak membatasi tapi kita liat situasinya toh yang ngawalnya banyak," kata Tri di Kantor Divre DKI Jakarta, Rabu (20/12).
Selain untuk masyarakat, daging sapi dan kerbau juga bakal disalurkan ke pasar-pasar tradisional. Namun dia memastikan masyarakat tidak perlu khawatir jika pedagang akan menjual lebih mahal dari harga Operasi Pasar. Sebab akan diawasi dari satgas pangan dan personel kepolisian.
"Yang penting kita adalah sekarang mendekatkan kepada masyarakat jadi masyarakat tidak berbondong-bondong ke pasar kita siapkan bahkan pilihan-pilihan protein yang ada di masyarakat. Jadi kita tidak bisa langsung masuk ke mekanisme pasar yang ada, tetap kita koordinasi dengan pasar jaya karena kita nggak sendiri, kita dikawal PD Pasar Jaya, Polda Metro jadi untuk mempersiapkan natal dan tahun baru," jelasnya.
Lanjutnya, kebutuhan untuk natal dan tahun baru ini meningkat dua kali lipat dari hari biasanya. Namun dia tidak merinci angka peningkatan itu.
"Kebutuhannya 2 kali lipat biasasanya. Semua masyarakat membutuhkan," ucap Tri.
Baca juga:
Bulog gelar operasi pasar daging sapi dan kerbau seharga Rp 80.000 per Kg
Mendag perintahkan Bulog gelar operasi pasar jaga harga pangan Natal dan Tahun Baru
Hingga 19 September, realisasi penyaluran raskin capai 1,77 juta ton
Bulog kunci sukses penyaluran raskin lewat kartu
Pemerintah gelar operasi pasar hingga Maret 2018 jamin ketersediaan beras