Bukan bubar, Jokowi sebut ini yang akan terjadi pada Indonesia di 2030
Presiden Jokowi menyebut di 2030 Indonesia akan masuk 10 besar negara dengan ekonomi terkuat di dunia. Jika pemerintah dan seluruh rakyat bekerja lebih keras lagi untuk memperbaiki ekonomi nasional maka Indonesia di 2045 bisa masuk posisi empat besar.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan ratusan siswa Taruna Nusantara di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (9/4). Saat memberikan pengarahan, Kepala Negara menyebut di 2030 Indonesia akan masuk 10 besar negara dengan ekonomi terkuat di dunia.
"Itung-itungan Bank Dunia, Bappenas, 2030 kita masuk 10 terbesar ekonomi terkuat," ujarnya.
Kemudian di 2045, kata Jokowi, Indonesia bakal masuk lima besar negara dengan ekonomi terkuat. Jika pemerintah dan seluruh rakyat bekerja lebih keras lagi untuk memperbaiki ekonomi nasional maka Indonesia di 2045 bisa masuk posisi empat besar.
"Kita akan berkejar-kejaran dengan US, China. Ini diperkirakan akan jadi ekonomi terkuat dunia," kata dia.
Jokowi mengatakan, untuk menuju negara dengan ekonomi terkuat di dunia, seluruh rakyat harus optimis dan bekerja keras. Jangan bermalas-malasan, apalagi bermanja-manjaan.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga mengingatkan, tak ada negara di dunia yang besar dengan sendirinya tanpa kerja keras. Sebuah negara akan besar apabila berhasil melewati ujian dan tantangan.
"Negara itu akan kuat ekonominya kalau mampu mengatasi rintangan yang ada. Kalau mampu mengatasi hambatan, mengarungi ujian yang ada. Tidak ada yang instan, loncat, engga mungkin, engga ada rumusnya," ucap Jokowi.
Oleh karena itu, kepada siswa Taruna Nusantara yang hadir dalam acara ini, Jokowi berpesan agar jadi generasi penerus bangsa yang tahan banting dan pantang menyerah. Jangan cengeng dan bermalas-malasan.
"Jangan cengeng, manja apalagi malas. Lupakan itu! Kalau ingin jadi negara besar dan kuat ekonominya harus usaha keras, ikhtiar keras," pungkasnya.
Sebelumnya, video pidato politik Prabowo yang mengutip kajian Indonesia akan bubar pada tahun 2030 viral di media sosial beberapa waktu lalu. Video tersebut diunggah oleh Facebook resmi Partai Gerindra. Dalam video tersebut, Prabowo menyebut 80 persen tanah Indonesia sudah dikuasai asing sehingga harapan untuk maju dan berkembang mulai redup.
Baca juga:
IPO, Tridomain Performance Materials jadi anggota ke-7 di bursa tahun ini
Melantai di bursa, saham Gihon Telekomunikasi naik 50 persen
Jokowi bakal ganti pegawai BPN jika tak capai target sertifikasi tanah
Menteri Rini beri bantuan bedah rumah petugas kebersihan Kementerian BUMN
Strategi Menteri Rini benahi sungai Ciliwung
Ini alasan Menteri Rini angkat bos Hutama Karya jadi Dirut Waskita