LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Bukalapak rangkul toko kelontong sebagai mitra bisnis

CEO Bukalapak Achmad Zaky mengatakan, pihaknya ingin mengembangkan sisi bisnis warung kecil yang kini perlahan mulai tergerus online market. Menurutnya, bisnis tersebut bisa menghasilkan nilai transaksi sebesar USD 500 juta pada 2018 ini.

2018-10-10 21:18:38
Bukalapak
Advertisement

CEO Bukalapak Achmad Zaky mengatakan, pihaknya ingin mengembangkan sisi bisnis warung kecil yang kini perlahan mulai tergerus online market. Menurutnya, bisnis tersebut bisa menghasilkan nilai transaksi sebesar USD 500 juta pada 2018 ini.

"Kalau dilihat, banyak orang yang membuka usaha warung atau toko kelontong di sisi jalan itu masih betah dengan pasar konvensional yang digarapnya. Kita mau coba membantu mereka untuk setidaknya mengerti bisnis online, supaya cakupan pasar mereka juga bisa lebih luas," ungkap dia saat pergelaran IMF-WBG 2018 di Nusa Dua, Bali, Rabu (10/10).

Dengan menjadi mitra Bukalapak, dia menawarkan partner bisnisnya dapat terhubung dengan pihak produsen yang lebih luas secara langsung. Sehingga, efisiensi bisnis yang mengandalkan kecepatan dan harga yang lebih terjangkau bisa tercipta.

Advertisement

Untuk menopang kelanjutan bisnis ini, dia menyebutkan, Bukalapak sendiri telah memiliki sekitar 25 warehouse atau gudang di berbagai kota di seluruh Indonesia. Saat ini, tercatat baru ada sekitar 300 ribu warung atau toko kelontong yang menjadi mitra bisnis perseroan.

"Dalam satu tahun ke depan, kami menargetkan jumlah tersebut bisa meningkat jadi 1 juta mitra bisnis. Tapi secara umum kita berharap bisa menggaet sampai 3,5 juta warung yang bisa menjadi pelapak atau mitra bisnis kami," urainya.

Sementara itu, Chief Strategy Officer Bukalapak Teddy Oetomo menjelaskan, saat ini ada sekitar 65 juta merchant, baik konvensional maupun online, yang menciptakan usaha di Indonesia. Disebutkannya, mayoritas masih bergelut di pasar konvensional.

Advertisement

Demi bisa menjawab tantangan masa depan, ia menyebutkan, pihaknya hendak memperluas cakupan pasar pengusaha warung atau toko kelontong yang termasuk kategori Small and Medium Enterprises (SME) hingga bisa memasarkan tiket pesawat lewat transaksi online.

"Seperti yang sering kita lihat sekarang di warung-warung pinggir jalan, komoditas yang ditawarkan seperti kopi atau rokok, dan itu banyak dicari sebagai kebutuhan mendasar orang sekitar. Nantinya, kami ingin orang-orang juga bisa memesan tiket kereta atau pesawat di warung terdekat yang menjadi mitra Bukalapak," tutur dia.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Pesan bos Bukalapak saat maraknya perusahaan berorientasi tenaga kerja lepas di RI
Perdagangan elektronik dunia USD 3 T, LPEI dorong daya saing UKM berorientasi ekspor
RPP e-commerce diharap bisa akomodir industri dalam negeri
Siap-siap, pameran digital terbesar di Indonesia dibuka awal 2019
Bos Bukalapak: Regulator anggap e-commerce RI dikuasai asing, itu data dari mana?

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.