Budi Waseso telah kantongi nama para mafia pangan Indonesia
Direktur Utama Perum Badan Urusan Logistik (Bulog), Budi Waseso (Buwas), mengaku telah mengidentifikasi mafia pangan di Tanah Air. Namun, dia belum bisa membeberkan pelakunya saat ini. Dia mengatakan, Perum Bulog bekerjasama dengan Satgas Pangan untuk memastikan bahwa tidak ada oknum yang usil.
Direktur Utama Perum Badan Urusan Logistik (Bulog), Budi Waseso (Buwas), mengaku telah mengidentifikasi mafia pangan di Tanah Air. Namun, dia belum bisa membeberkan pelakunya saat ini.
"Saya tidak bisa sebut sekarang, nanti dia sembunyi. Biarkan aja dia berjalan, nanti kan terbukti sendiri dan keliatan, teman-teman lihat sajalah," ungkapnya di Jakarta, Selasa (8/5).
Dia mengatakan, Perum Bulog bekerjasama dengan Satgas Pangan untuk memastikan bahwa tidak ada oknum yang usil secara sepihak mempermainkan distribusi beras. "Indonesia itu kan sebenarnya ketahanan pangannya luar biasa, kalau tidak ada yang mempermainkan itu. Sehingga sekarang, produksi dalam negeri juga luar biasa," tutur dia.
Buwas pun memastikan, Perum Bulog akan tetap menindak tegas pihak pengganggu rantai pasokan pangan dan beras itu, sekalipun mereka orang dalam.
"Saya tidak peduli, walaupun itu oknum dalam. Ini untuk kepentingan bangsa kita," tukas Buwas.
Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Budi Waseso targetkan beras bisa dibeli hingga di warung rokok
Mimpi Budi Waseso ciptakan kopi ganja khas Indonesia
Sambut Ramadan, Bulog impor 20.000 ton daging kerbau asal India
Budi Waseso berencana kemas beras dalam bentuk sachet
Bos Bulog Budi Waseso jamin stok beras untuk Ramadan aman
Budi Waseso: Stok beras sangat aman untuk dua bulan ke depan
Cegah spekulan, Waseso bakal stok beras Bulog di Polsek dan Koramil