BTN, bank penyedia kredit rumah pertama di Indonesia
Pada tahun 1974 BTN menawarkan layanan khusus yang bernama KPR atau kredit pemilikan rumah.
Bank Tabungan Negara (BTN) merupakan salah satu bank pemerintah tertua di Indonesia. Berawal dari didirikannya Postspaarkbank di Batavia pada tahun 1897, BTN menyediakan jasa kredit pemilikan rumah (KPR) pertama di Indonesia.
Berdasarkan website resmi BTN, pada tahun 1942 sejak masa pendudukan Jepang di Indonesia, bank ini dibekukan dan digantikan dengan Tyokin Kyoku atau Chokinkyoku. Setelah kemerdekaan Indonesia, bank ini diambil alih oleh pemerintah Indonesia dan diubah menjadi Kantor Tabungan Pos.
Nama dan bentuk perusahaan selanjutnya berubah beberapa kali, hingga akhirnya pada tahun 1963 diubah menjadi nama dan bentuk resmi yang berlaku saat ini, yakni Bank Tabungan Negara. Lima tahun setelah itu, bank ini beralih status menjadi bank milik negara melalui Undang-Undang Nomor 20 tahun 1964.
Pada tahun 1974 BTN menawarkan layanan khusus yang bernama KPR atau kredit pemilikan rumah. Layanan ini dikhususkan pada BTN oleh Kementerian Keuangan dengan dikeluarkannya surat pada tanggal 29 Januari 1974.
Layanan ini pertama kali dilakukan pada tanggal 10 Desember 1976. Selanjutnya, pada tahun 1989 BTN juga telah beroperasi menjadi bank umum dan mulai menerbitkan obligasi. Pada tahun 1992 status hukum BTN berubah menjadi perusahaan perseroan (Persero).
Tahun 1976 realisasi layanan KPR pertama kalinya di Indonesia di Kota Semarang menembus sebanyak sembilan unit rumah. Kemudian pada tahun yang sama menyusul di Kota Surabaya dengan delapan unit rumah. Sehingga total KPR yang berhasil direalisasikan BTN pada tahun 1976 adalah sejumlah 17 unit rumah dengan nilai kredit pada saat itu sebesar Rp 37 juta.
Prestasi BTN tak hanya itu, pada tahun 1994, BTN juga memiliki izin sebagai Bank Devisa. Keunggulan dari BTN terlihat pada tahun 2002 yang menempatkan BTN sebagai bank umum dengan fokus pinjaman tanpa subsidi untuk perumahan. Hal ini dibuktikan dengan keluarnya surat dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tanggal 21 Agustus 2002.
Sesuai dengan visi dan misinya, BTN terus berusaha menjadi bank yang terdepan dalam pembiayaan perumahan. Dengan memberikan pelayanan unggul dalam pembiayaan perumahan dan industri terkait pembiayaan konsumsi dan usaha kecil menengah, meningkatkan keunggulan kompetitif melalui inovasi pengembangan produk, jasa dan jaringan strategis berbasis teknologi terkini.
Selain itu, BTN juga tengah menyiapkan dan mengembangkan Human Capital yang berkualitas, profesional dan memiliki integritas tinggi; juga melaksanakan manajemen perbankan yang sesuai dengan prinsip kehati-hatian dan good corporate governance untuk meningkatkan Shereholder Value.
(mdk/sau)