LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

BRI raup fee based income 2014 Rp 6,1 T, naik 24 persen

Fee ATM dan e-channel memberikan kontribusi terbesar bagi fee based income BRI.

2015-02-04 11:00:00
Bank Rakyat Indonesia
Advertisement

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mencatat pertumbuhan fee based income (FBI) pada 2014 meningkat 24,9 persen dibanding 2013 yakni dari Rp 4,9 triliun menjadi sebesar Rp 6,1 triliun.

Corporate Secretary BRI Budi Satria mengatakan peningkatan FBI seiring meluasnya jaringan layanan perseroan. "Fee ATM dan e-channel merupakan fee income berbasis transaksional yang memberikan kontribusi terbesar bagi fee based income BRI," ujarnya dalam siaran pers, Jakarta, Rabu (4/2).

Menurut dia, perseroan tidak main - main dalam menggenjot kinerja bisnisnya melalui transaksi e-channel dan e-bankingnya. Melalui pemanfaatan teknologi terkini, perseroan sangat serius menggarap transaksi masa depan ini.

"Dengan kinerja e-banking BRI yang terus meningkat dapat dilihat dari peningkatan jumlah pengguna, jumlah transaksi dan volume transaksi pada ATM, Mobile Banking dan Internet Banking BRI," jelas dia.

Dari segi pengguna, pemegang kartu ATM BRI mengalami kenaikan sebesar 66,3 persen yoy dari 19,4 juta menjadi 32,2 juta di triwulan IV 2014. Sedangkan, jumlah pengguna Mobile Banking BRI yang pada triwulan IV 2013 tercatat sebanyak 5,9 juta, meningkat 49,3 persen menjadi 8,8 juta pada triwulan IV 2014. Dan untuk jumlah pengguna Internet Banking BRI naik 103,8 persen yoy, dari 1 juta menjadi 2,1 juta.

Dari sisi jumlah transaksi, di ATM BRI mengalami kenaikan 28,1 persen, dari 1.150,7 juta pada triwulan IV 2013 lalu menjadi 1.474,5 juta di triwulan IV 2014. Sementara, pada Mobile Banking BRI jumlah transaksi pada triwulan IV 2013 lalu sebanyak 84 juta, meningkat hingga 56,2 persen menjadi 131,3 juta pada triwulan IV 2014. Dan untuk jumlah transaksi Internet Banking BRI naik 140,4 persen yoy, dari 23,9 juta menjadi 57,4 juta.

Dari volume transaksi, di ATM BRI naik 25,7 persen, dari Rp 757,8 triliun pada triwulan IV 2013 lalu menjadi Rp 952,6 triliun di triwulan IV 2014. Volume transaksi Mobile Banking BRI pada triwulan IV 2013 lalu tercatat Rp 21 triliun, meningkat hingga 130,5 persen menjadi Rp 48,5 triliun pada triwulan IV 2014. Dan untuk volume transaksi Internet Banking BRI naik 219,1 persen yoy, yakni dari Rp 26,8 triliun menjadi Rp 85,5 triliun.

"Untuk menjaga serta meningkatkan kinerja bisnisnya melalui transaksi e-channel dan e-bankingnya, BRI terus mengembangkan jaringan unit kerja baik konvensional maupun e-channel serta meningkatkan kualitas layanan dalam bertransaksi," tutup Budi.

Baca juga:
Ditopang kredit UKM, laba BRI 2014 naik 14 persen ke Rp 24,20 T
Sinergi dengan ATM BRI, Ganjar luncurkan kartu tani 2 bulan lagi
Pemerintah suntik modal 4 bank BUMN hingga 2016
Garuda jadi maskapai penerbangan resmi BRI
Hadir dalam RUPS, Sofyan Basir jadi bos baru PLN?
Sofyan Basir mengaku siap pimpin PLN

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.