BRI catat dalam tiga bulan, kiriman TKI ke Indonesia Rp 6,7 T
BRI menempatkan remittance representative di Malaysia, Uni Emirat Arab dan Arab Saudi.
PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) mencatat layanan pengiriman uang dari luar negeri dalam tiga bulan pertama 2014, mencapai Rp 6,7 triliun. Dengan jumlah transaksi 777.274 kali transaksi.
Sekretaris Perusahaan BRI Budi Satria mengatakan perseroan akan terus meningkat perluasan akses layanan unit layanan BRI di pelosok Tanah Air. "Pengembangan tersebut bertujuan untuk meningkatkan SLA (service level agreement) layanan remittance kepada nasabah," ujarnya dalam siaran pers, Jakarta, Rabu (2/7).
Peningkatan layanan, akan memberikan pilihan kemudahan bagi nasabah untuk bertransaksi remittance. Kiriman dapat ditujukan langsung ke rekening maupun diambil tunai di lebih 9.800 unit kerja BRI. Dalam rangka penetrasi pasar remittance, BRI telah bekerjasama dengan 1.200 bank koresponden di seluruh dunia dan lebih dari 40 mitra di negara tujuan Tenaga Kerja Indonesia (TKI).
"BRI menempatkan remittance representative di Malaysia, Uni Emirat Arab dan Arab Saudi sebagai bentuk keseriusan dalam menggarap bisnis remittance," katanya.
Budi mengatakan, transaksi remittance BRI paling banyak berasal dari negara Malaysia, Taiwan, dan Saudi Arabia. Sedangkan fee based income (FBI) remitance TKI Indonesia tumbuh dari Rp 49,59 miliar pada tahun 2012 menjadi Rp 56,36 miliar pada tahun 2013 lalu.
Jumlah transaksi remittance BRI yang masuk ke Indonesia saat ini di dominasi oleh transaksi remittance TKI, sebanyak 2,5 juta transaksi pada tahun 2013, dengan jumlah nominal transaksi Rp 9,24 triliun.