LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

BPTJ bakal ubah Trans Jabodetabek jadi kereta

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono berencana merancang trainway sebagai solusi angkutan massal. Saat ini, pihaknya masih dalam tahap studi banding dan survei masyarakat.

2018-10-16 13:28:28
Transjakarta
Advertisement

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono berencana merancang trainway sebagai solusi angkutan massal. Saat ini, pihaknya masih dalam tahap studi banding dan survei masyarakat.

"Sebenarnya sudah ada sejak dulu loh, seiring perkembangan jaman semakin ke sini digantikan bus sampai sekarang," kata Bambang, Selasa (16/10).

Dia menjelaskan, pengoperasian trainway tetap akan menggunakan jalur busway atau Trans Jabodetabek yang sudah ada. Dengan trayek bus yang sudah ada, kemudian akan diteruskan oleh trainway.

Advertisement

Menurutnya, moda transportasi massal kereta dinilai BPTJ sangat menguntungkan, sebab sekali tarik bisa membawa delapan gerbong dengan daya angkut penumpang 200 - 300 orang. Bila dibandingkan dengan bus yang hanya 30 - 40 orang, tentu keberadaan trainway dinilai lebih menguntungkan.

"Maka itu terpikir dari bus pindah ke trainway," kata Bambang.

Dia menambahkan, jika dilihat dari jumlah penumpang yang diangkut, moda transportasi ini masuk dalam kelas menengah.

Advertisement

Tentu yang utama adalah MRT dan LRT, kemudian bus yang akan digantikan dengan trainway. Memang tidak akan semua digantikan, tapi perlahan jalur busway akan digantikan dengan trainway.

Hal tersebut lantaran berdasarkan target peningkatan pengguna atau peminat angkutan massal oleh masyarakat sampai 2029. Menurut rencana induk transportasi Jabodetabek, minat masyarakat dalam menggunakan moda transportasi massal mencapai 80 persen.

"Bila hal tersebut terjadi, tentu kendaraan bus sudah tidak mampu lagi menampung masyarakat," kata Bambang.

Reporter: Pramita Tristiawati

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Ancol jadi percontohan tempat istirahat laik sopir bus pariwisata, ini fasilitasnya
PPD resmikan peluncuran bus premium khusus wanita
Di IMF-World bank, Menhub Budi ajak investor tanam modal di transportasi RI
3 Kebijakan pemerintah ini menuai kontroversi lalu dibatalkan
Pembangunan MRT Bundaran HI-Kampung Bandan dimulai akhir 2018

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.