LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

BPS: Pengangguran terbanyak dari Banten dan lulusan SMK

"Dari TPT 5,61 persen secara nasional, TPT tertinggi di Banten," ujar Kepala BPS, Suharyanto.

2016-11-07 17:04:44
Pengangguran
Advertisement

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di Indonesia turun 5,61 persen menjadi 7,03 juta orang selama setahun (Agustus 2015-Agustus 2016). Dari data ini, pengangguran terbanyak berada di Provinsi Banten.

Kepala BPS, Suharyanto menegaskan, penduduk yang paling banyak menganggur berada di Provinsi Banten dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) 8,92 persen.

"Dari TPT 5,61 persen secara nasional, TPT tertinggi di Banten," ujar dia di kantornya, Jakarta, Senin (7/11).

Advertisement

Dia merinci, peringkat kedua dengan jumlah pengangguran terbanyak di Jawa Barat dengan TPT 8,89 persen, kemudian di Kalimantan 7,95 persen, ke empat dan kelima yakni Kepulauan Riau dan Aceh masing-masing 7,69 persen dan 7,57 persen.

Ke enam tertinggi di Papua 7,46 persen, Riau di posisi ke tujuh sebesar 7,43 persen, Maluku dengan TPT 7,05 persen, kemudian terakhir Sulawesi Utara dan DKI Jakarta masing-masing TPT 6,18 persen dan 6,12 persen.

Sedangkan di Bali dan Bangka Belitung, tingkat pengangguran terendah masing-masing 1,89 persen dan 2,60 persen.

Advertisement

"Pariwisatanya berkembang, makin banyak tenaga kerja yang terserap. Jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke daerah tersebut pada kuartal III juga cukup banyak," ungkapnya.

Di sisi lain, jumlah pengangguran di perkotaan sebesar 6,60 persen, di pedesaan hanya 4,51 persen. Kemudian, berdasarkan pendidikan, terbanyak lulusan SMK dengan TPT 11,11 persen, Sekolah Menengah Atas (SMA) 8,73 persen, Diploma III 6,04 persen, Sekolah Menengah Pertama (SMP) 5,75 persen, tamatan Universitas 4,87 persen dan Sekolah Dasar (SD) 2,88 persen.

"Kualitas lulusan SMK masih menjadi pekerjaan rumah, masih menjadi miss match antara yang dipelajari di sekolah dengan lowongan yang ada, sehingga kualitas ini yang harus dibenahi," terang dia.

Baca juga:
BPS sebut GO-JEK Cs turunkan angka pengangguran Indonesia
BPS: Jumlah pengangguran RI turun 530.000 jadi 7,03 juta orang
Fakta pekerja Indonesia, paling bahagia di Asia tapi kualitas rendah
Survei: Pekerja Indonesia paling bahagia di Asia
Serap tenaga kerja, pemerintah diminta kembangkan sektor pariwisata

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.