BPOM Beri Sinyal Vaksin Pfizer Bisa Digunakan Tanpa Uji Klinis di Indonesia
Jika vaksin Pfizer tersebut sudah dikaji secara matang oleh otoritas obat negara tempat asalnya, maka BPOM bisa memberikan pengecualian.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menanggapi rencana Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan yang mengajak Pfizer untuk bekerjasama dengan PT Bio Farma (Persero) dalam produksi vaksin Covid-19.
Kepala BPOM, Penny Lukita mengatakan, pihaknya siap mengawal mutu dan khasiat vaksin Pfizer jika ingin masuk dan digunakan di Indonesia.
"Badan POM dalam hal ini (mengikuti) apapun keputusan dari pemerintah untuk memilih vaksin mana yang akan masuk ke Indonesia. Kami siap mendampingi, melihat aspek mutunya, aspek keamanannya dan aspek khasiatnya," ujarnya dalam sesi teleconference, Kamis (26/11).
Bahkan, jika vaksin Pfizer tersebut sudah dikaji secara matang oleh otoritas obat negara tempat asalnya, maka BPOM bisa memberikan pengecualian.
"Tidak harus melalui uji klinis di Indonesia, atau sudah tersedia data uji klinisnya, tentunya nanti jadi bahan yang bisa langsung digunakan untuk Badan POM untuk evaluasi kelayakannya untuk mendapat izin penggunaannya di Indonesia," tuturnya.
Sebelumnya, Penny menyampaikan, pembuat vaksin Pfizer telah berkomunikasi dengan BPOM untuk melakukan uji klinis di Indonesia. Menurut data final uji klinis, vaksin Covid-19 buatan Pfizer efektif hingga 95 persen melawan infeksi virus corona.
Pfizer juga telah mengajukan permohonan izin penggunaan darurat kepada Food and Drug Administration (FDA) di Amerika Serikat (AS).
Vaksin Pfizer membutuhkan dua dosis dan diperkirakan akan menarik biaya USD 20 per dosis vaksin. Pfizer bersama dengan BionTech menargetkan bisa memproduksi 1,3 miliar dosis vaksin Covid-19 pada 2021 mendatang.
Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Bio Farma: Kerja Sama dengan Pfizer Harus Dikaji Betul
Kurs Rupiah Menguat ke Rp14.100 per USD Ditopang Ekspektasi Vaksin Covid-19
Pemulihan Ekonomi Tak Boleh Bergantung pada Kehadiran Vaksin
BPOM Jamin Mutu Vaksin Covid-19 Produksi Bio Farma
Vaksinasi Jadi Cara Paling Efektif Tekan Penyebaran Penyakit Menular
Guru Besar UI: Cegah Covid-19 dengan 3M dan Vaksin