BPK belum tahu niat pemerintah batalkan penaikan harga LPG 12 kg
Namun, diakui, Pemerintah bersama PT Pertamina akan berkonsultasi dengan BPK terkait harga elpiji nonsubsidi.
Ketua Badan pemeriksa Keuangan (BPK) Hasan Bisri mengaku belum tahu niat pemerintah yang ingin membatalkan penaikan harga elpiji 12 kilogram sebesar 68 persen yang dilakukan PT Pertamina . Namun, diakui, Pemerintah bersama PT Pertamina akan berkonsultasi dengan BPK terkait harga elpiji non-subsidi.
"Saya belum tahu masalah apa yang mau dikonsultasikan dan kapan waktunya. Tapi biasanya konsultasi antar lembaga negara dilakukan secara berkala atau periodik dengan semua pimpinan lembaga negara," ujar Hasan Bisri kepada merdeka.com, Senin (6/1).
Jika pemerintah memang ingin menurunkan harga elpiji 12 kg yang baru ditetapkan Pertamina pada 1 Januari lalu, Hasan enggan membeberkan berapa besaran penurunan yang akan direkomendasikan BPK.
Sebelumnya, Menteri BUMN Dahlan Iskan mengisyaratkan bahwa besaran penaikan harga elpiji 12 kg sebesar 68 persen yang ditetapkan Pertamina akan segera diturunkan. Terkait besaran penurunannya, pemerintah bersama Pertamina akan berkonsultasi dengan BPK selambatnya dalam 24 jam.
"Persentase belum tahu, karena konsultasi dulu dengan BPK agar Pertamina tidak rugi terus."
Baca juga:
BPK: Kalau rugi terus, BUMN sebesar Pertamina bisa bangkrut
5 Reaksi SBY soal kenaikan harga elpiji 12 Kg
Soal kenaikan elpiji, rakyat bisa nilai kabinet SBY tak kompak
Rieke: Kenaikan harga elpiji bukti SBY raja tega
Elpiji 12 Kg di Malaysia Rp 70.000, Pertamina tidak efisien