Bos Transjakarta Kebut Transformasi Digital di Tengah Pandemi Covid-19
Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Sardjono Jhony Tjitrokusumo menekankan kepada seluruh pegawainya untuk bekerja dengan pola berpikir bagaimana mencegah krisis dan menjawab tantangan di tengah pandemi Covid-19.
Transjakarta terus berinovasi demi menyesuaikan pelayanannya di tengah pandemi Covid-19. Maklum saja, Transjakarta menjadi moda transportasi andalan masyarakat Jakarta dan sekitarnya.
Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Sardjono Jhony Tjitrokusumo menekankan kepada seluruh pegawainya untuk bekerja dengan pola berfikir bagaimana mencegah krisis dan menjawab tantangan di tengah pandemi Covid-19.
"Dalam hal ini, transformasi dari berbagai sisi tentunya sangat dibutuhkan agar dapat menyesuaikan diri dengan kondisi dan tetap memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan setia," kata Sardjono di Jakarta, Selasa (27/7).
Langkah selanjutnya menjadi katalis bagi Transjakarta untuk mempercepat transformasi digital dan transformasi kelembagaan. Salah satunya dengan penyediaan fasilitas wi-fi.
Dikatakan Sardjono, saat ini Transjakarta sudah mulai melakukan transformasi secara digital, mulai dari wi-fi berkecepatan tinggi, tanpa batas kuota dan tanpa bayar, serta aplikasi TIJE dengan segudang fitur canggih.
Selanjutnya
Lalu, penerapan face recognition yang telah diterapkan di lingkup kantor pusat PT Transjakarta, Cawang, Jakarta Timur dan akan segera diterapkan bagi pelanggan sebagai akses memasuki halte.
"Transformasi ini masih akan terus berlanjut. Tidak hanya sebagai upaya bertahan dan melawan wabah, tetapi sebagai jembatan bagi Transjakarta untuk terus berkembang dan beradaptasi mengikuti perkembangan tren dan teknologi yang terus berkembang dari waktu ke waktu," kata Sadjono seperti diucapkan dalam ‘CEO Leadership in New Normal & Virtual Awarding 2nd Indonesia Best CEO Awards 2021.
Sumber: Liputan6.com
(mdk/idr)