Bos RNI: Masyarakat taunya direksi BUMN hidup bermewah-mewah
"Orang awam melihat direksi BUMN kurang merakyat."
Direktur Utama Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) Didik Prasetyo bercerita mengenai pengalamannya menjadi bos salah satu perusahaan pelat merah. Dia mengakui selama ini banyak masyarakat yang beranggapan para bos perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tidak merakyat.
Padahal tidak, melalui program BUMN hadir untuk negeri, dia berharap paradigma ini bisa diubah.
"Orang awam melihat direksi BUMN kurang merakyat," ujarnya saat berbincang dengan media di Mamuju, Sulawesi Barat, Senin (17/8).
Menurutnya, kehidupan para direksi saat ini sama seperti masyarakat kebanyakan. Jauh dari kata mewah.
"Masyarakat melihat direksi bermewah-mewah padahal kondisi saat ini sama," tuturnya.
Didik berharap penyelenggaraan acara BUMN untuk negeri dapat mendekatkan para direksi kepada masyarakat dan mendengar kebutuhan mereka saat ini.
"Bergerak dari paradigma masyarakat itu membuat kita ingin hadir di tengah-tengah masyarakat," tutupnya.
(mdk/idr)