LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Bos PLN ngotot tetap minta dana jaminan pemenang tender 35.000 MW

Dana jaminan yang diberikan tidak akan di transfer ke rekening milik PLN, melainkan ke rekening khusus.

2016-08-26 19:45:53
Proyek Listrik 35 ribu MW
Advertisement

Menteri Koordinator Bidang Maritim yang juga sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Luhut Binsar Panjaitan hari ini melakukan pertemuan dengan Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) dan Asosiasi Produsen Listrik Swasta Indonesia (APLSI).

Dalam pertemuan tersebut, hadir juga jajaran Eselon I Kementerian ESDM dan Direktur Utama PT PLN (Persero), Sofjan Basir.

Sofyan Basir mengungkapkan, dalam rapat tersebut pihaknya bersama pengusaha dan menteri membahas perihal dana jaminan dalam aturan lelang proyek pembangkit listrik 35.000 megawatt (MW).

Advertisement

Sofyan tetap ngotot agar pemenang lelang mau memberikan dana jaminan sebesar 10 persen. Selain itu, dirinya juga meminta agar kontraktor sudah melakukan financial closing dalam jangka waktu 6 bulan sampai 12 bulan setelah tanda tangan Power Purchase Agreement (PPA).

"‎Ada berapa syarat yang digunakan kami sudah jelaskan kami juga minta asosiasi, pengusaha, dan investor apa yang sudah ditandatangani finansial closing 6 bulan, 12 bulan ya harus ditepati segera. Karena yang sudah tanda tangan hampir 10.000 MW-12.000 MW itu sudah harus jalan di lapangan," kata Sofyan saat ditemui di kantor Menko Maritim, Jakarta, Jumat (26/8).

‎Mantan Direktur Utama BRI ini mengakui investor masih terbebani dengan persyaratan tersebut. Meski demikian, dia tetap akan memegang teguh syarat dana jaminan sebesar 10 persen. Alasannya, Sofyan tidak ingin nantinya proyek 35.000 MW menjadi molor karena kontraktor menjual izin kepada kontraktor lainnya untuk mengerjakan proyek tersebut.‎

Advertisement

"Karena kalau tidak nanti kita persyaratan jadi lemah. Ingat jalan tol, mereka dapat surat lalu malah keliling. Selama 15 tahun akhirnya tidak selesai. Nah ini menghindari itu. Kami hanya minta 10 persen, kan equity seharusnya 30 persen," tuturnya.

Nantinya, dana jaminan yang diberikan tidak akan di transfer ke rekening milik PLN melainkan ke akun khusus yang tidak ada sangkut pautnya dengan PLN. Hanya saja, dana jaminan tersebut tidak bisa dicairkan begitu saja oleh kontraktor.‎

"Investor kami hanya meminta 10 persen bukan di account PLN tapi di account yang bersangkutan. Untuk beli tanah, pembebasan lahan untuk bangun infrastruktur jalan, membayar seluruh perizinan dan administrasi. Itu harus disiapkan. Bukan untuk PLN,"

Sementara dana jaminan untuk kontraktor kecil‎, pihaknya masih mengkaji lagi berapa porsi yang akan diberikan mengingat mereka memiliki modal yang terbatas.

"Lokal yang kecil-kecil mungkin nanti akan kita bahas ya mungkin kita turunkan tapi ada syarat lain, mereka harus berpengalaman, harus punya bisnis yang memang berkaitan dengan perbaikan," pungkasnya.

Baca juga:
Menko Luhut semringah proyek pembangkit 35.000 MW berjalan lancar
PLN buka rekrutmen besar-besaran di Career Days UGM
Tangkal pencurian listrik, PLN bangun SPLU berkapasitas 5500 kWh
Tak relevan, PLN usulkan ubah formulasi hitungan tarif listrik
Jadi pembina upacara, bos PLN rela panas-panasan dan banjir keringat
FITRA sebut dana PMN BUMN lebih dinikmati elit partai
Akuisisi PGE oleh PLN dinilai mengancam proyek pembangkit 35.000 MW

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.