LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Bos Pertamina sebut tumpah minyak di Cilacap sudah beres

"Untuk tindak lanjutnya tentu saja kami akan berkoordinasi dengan Pemda," ujar Dirut PT Pertamina Dwi Soetjipto.

2015-05-27 19:58:17
Pertamina
Advertisement

Kebocoran minyak di saluran Single Point Mooring (SPM) Unit Pengolahan (RU) IV Pertamina Cilacap mencemari sebagian kawasan pantai. Direktur PT Pertamina Dwi Sutjipto menjamin tumpahan minyak di pantai Cilacap sudah diselesaikan.

"Sudah kita lakukan hari ini sudah selesai dan clean up. Itu kan ada asuransinya, sudah tercover dengan ausransi," kata Dwi di Jakarta, Rabu (27/5).

Untuk tindakan lebih jauh, bekas Bos PT Semen Indonesia itu bakal membahasnya dengan pemerintah daerah (Pemda). Sehingga tumpahan minyak benar-benar sudah bersih dan tidak mencemari pantai.

Advertisement

"Untuk tindak lanjutnya tentu saja kami akan berkoordinasi dengan Pemda di sana," terangnya.

Sebelumnya, tumpahan minyak di saluran Single Point Mooring (SPM) Unit Pengolahan (RU) IV Pertamina Cilacap membuat warga sekitar datang berduyun-duyun. Mereka hendak mengumpulkan minyak mentah itu di lepas pantai Teluk Penyu, Cilacap, Jawa Tengah, Senin (25/5).

Dari pantauan merdeka.com, ribuan warga menyiapkan ember dan tong buat menampung minyak mentah bercampur air laut.

Advertisement

"Sudah tiga hari terakhir ini minyaknya tumpah ke sini. Ini kami ke sini mau ambilin minyak, katanya akan ada penggantinya," kata seorang warga Tegal Kamulyan, Cilacap, Jupaeran.

Jupaeran mengatakan, banyak warga datang ke lokasi karena ingin mengambil minyak mentahnya. "Sejak pagi warga sudah berdatangan ke pantai," ucap Jupaeran.

Selain itu, akibat kebocoran juga menyebabkan nelayan di Teluk Penyu tidak bisa melaut. "Sudah tiga hari kami tidak bisa melaut, karena kondisi perairan yang seperti ini," kata Kadra, nelayan asal Cilacap.

Sementara itu, General Affair Pertamina RU IV Cilacap, Eko Hernanto mengatakan, pihaknya berupaya menanggulangi tumpahan minyak. Menurut dia hal itu terjadi akibat rusaknya fasilitas bongkar muat minyak mentah berjarak sekitar 16 mil dari pantai Cilacap.

"Penanggulangan dilakukan dengan membersihkan minyak hingga ke area tepi pantai," kata Eko.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.