Bos Pertamina: Proses pemilihan cepat, saya baru dipanggil Jumat
"Hari Jumat lalu dipanggil kementerian dan diberitahukan ini namun tidak dijanjikan bakal dipilih atau tidak. Proses ini berlangsung cukup cepat," ujar Elia.
Direktur Utama Pertamina, Elia Massa Manik mengakui bahwa proses pemilihan bos baru perusahaan migas pelat merah ini berlangsung cukup cepat. Dia baru dipanggil ke Kementerian BUMN dan diberitahukan sebagai kandidat Jumat lalu.
"Hari Jumat lalu dipanggil kementerian dan diberitahukan ini namun tidak dijanjikan bakal dipilih atau tidak. Proses ini berlangsung cukup cepat," ujarnya saat ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (16/3).
Elia tidak sampai dipanggil oleh Presiden Joko Widodo dalam proses pemilihan ini. "Tidak ada dipanggil presiden. Hanya ke kementerian," tuturnya.
Elia mengaku cukup beruntung dipercaya sebagai 'nahkoda' baru Pertamina. "Di Pertamina sudah banyak ahli di bidang energi. Tinggal bagaimana mensinergikan ini untuk mencapai tujuan yang ditetapkan."
Elia menambahkan, bahwa pemerintah memiliki suatu agenda besar yang diamanatkan salah satunya ke Pertamina, yakni mewujudkan kedaulatan energi. Target ini bisa dicapai dengan kepemilikan sumber daya manusia yang terbuka dan berkualitas.
Komisaris Utama Pertamina, Tanri Abeng, setuju jika suatu tim yang solid bisa terwujud dengan memiliki komunikasi yang baik. Maka dari itu, dia optimistis Elia mampu mewujudkan cita-cita Pertamina.
"Dengan kapasitas yang dimiliki beliau, sudah menjadi CEO, berarti terbiasa managing people. Saya kira beliau tidak ada halangan."
Baca juga:
Usai angkat Elia, pemerintah belum berniat rombak direksi Pertamina
KemenBUMN: Kita butuh direksi Pertamina untuk total football
Komut Pertamina: Elia Massa Manik penyuka tantangan, saya senang
Ini program 100 hari kerja bos baru Pertamina
Resmi, Elia Massa Manik jadi 'nahkoda' baru Pertamina