Bos Pertamina ingin ubah pola pikir anak buahnya
Perubahan mindset ini menekankan pentingnya Pertamina untuk memacu diri menghadapi tantangan.
Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Ali Mundakir menyatakan, Plt Dirut Pertamina Muhamad Husen tidak menyatakan bobroknya mental karyawannya. Menurut Ali, konteks dari pernyataan Husen adalah perlunya perubahan pola pikir untuk meningkatkan kinerja.
"Dalam pernyataan yang terkait mindset ini menekankan pentingnya Pertamina untuk memacu diri menghadapi tantangan pemenuhan target kinerja, termasuk tantangan dari faktor eksternal," ujar Ali melalui siaran pers kepada merdeka.com, Kamis (20/11).
Pernyataan Ali ini merupakan klarifikasi dari berita sebelumnya yang berjudul Bos Pertamina akui bobroknya mental 60.000 karyawannya. Dalam berita tersebut Husen memaparkan pada anak buahnya hal-hal yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan kinerja.
"Sebagai contoh bahwa ketika fakta pengurusan izin memerlukan 2 tahun, maka Pertamina harus mengajukan izin 2 tahun lebih awal agar proyek tidak terlambat karena kendala perizinan," jelasnya.
Dijelaskan Ali, maksud dari pernyataan Husen lebih kepada imbauan untuk melakukan terobosan-terobosan di internal Pertamina tanpa menunggu perubahan faktor eksternal.
"Beliau justru memberikan apresiasi terhadap kinerja pekerja Pertamina. Perusahaan berhasil mempertahankan pertumbuhan produksi 3 persen per tahun dalam empat tahun terakhir," ucapnya.
Pertamina yakin masih bisa menggenjot pertumbuhan positif 11 sampai 12 persen. "Bahkan jika perlu 17 persen dengan berbekal pola pikir positif yang harus diperkuat," tutupnya.
(mdk/noe)