LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Bos Pertamina beberkan alasan perombakan direksi

Posisi Direktorat Manajemen Aset bertujuan untuk memberikan suntikan kekuatan baru untuk Pertamina. Saat ini, aset non core yang dimiliki oleh Pertamina mencapai Rp 137 triliun. Untuk Direktorat Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko bertujuan agar investasi yang dilakukan Pertamina dapat lebih terencana.

2017-08-16 16:08:28
Pertamina
Advertisement

Direktur Utama PT Pertamina Elia Massa Manik mengatakan perombakan dan penambahan direksi di sebuah perusahaan merupakan hal yang biasa. Tujuannya untuk meningkatkan kinerja perseroan agar target yang direncanakan bisa tercapai.

"Alasan saya, saya kira kalau pergantian personel dalam suatu company biasa saja, biasa saja itu sering terjadi," kata Massa Manik, di kantornya, Rabu (16/8).

Seperti diketahui, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno memberhentikan dengan hormat Rachmad Hardadi sebagai Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia, dan mengangkat Ardhy N Mokobombang sebagai penggantinya.

Advertisement

Selain itu, dia juga menambah direksi baru, yakni Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko yang diisi oleh Gigih Prakoso, dan Direktur Manajemen Aset yang diisi oleh Dwi Wahyu Daryoto.

Dia menambahkan, adanya posisi Direktorat Manajemen Aset bertujuan untuk memberikan suntikan kekuatan baru untuk Pertamina. Saat ini, aset non core yang dimiliki oleh Pertamina mencapai Rp 137 triliun.

"Kalau ini dikelola dengan baik memberikan value creation pada Pertamina yang memang butuh capex besar. Kita berharap ini bisa menjadi tambahan capex ke depan," imbuhnya.

Advertisement

Untuk Direktorat Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko bertujuan agar investasi yang dilakukan oleh Pertamina dapat lebih terencana sehingga risiko kerugian bisa diminimalisir.

"Perusahaan energi kalau tidak ada investasi, dia akan turun, hidrokarbon itu akan habis. Jadi kita harus terus menerus investasi. Perlu pengendalian risiko yang lebih fokus, perencanaan harus lebih matang, pada saat yang sama bisa membuat planning (rencana) yang lebih terintegrasi," pungkasnya.

Baca juga:
DPR minta tak ada tujuan lain di balik perubahan direksi Pertamina
Pengembangan pesawat N219 buatan anak negeri telan Rp 1 triliun
Per Juni 2017, Pertamina catat penjualan bahan bakar khusus melonjak
Turun 24 persen, Pertamina raup laba semester I 2017 Rp 18,7 triliun
N219 sukses terbang, bos PT DI jadikan sebagai kado HUT RI ke-72
Hari ini, pesawat N219 karya PTDI terbang perdana
Jasa Marga pastikan tak ada PHK saat gardu tol elektronik diterapkan

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.