Bos Merpati Sebut Investor Tak Minta Jabatan di Manajemen Perusahaan
Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) Asep Ekanugraha mengatakan suntikan dana dari Intra Asia Corpora sebesar Rp 6,4 triliun sangat cukup untuk kembali menerbangkan Merpati di 2019 mendatang, sekaligus secara bertahap melunasi kewajiban utang perusahaan yang mencapai Rp 10 triliun.
Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) Asep Ekanugraha mengatakan suntikan dana dari Intra Asia Corpora sebesar Rp 6,4 triliun sangat cukup untuk kembali menerbangkan Merpati di 2019 mendatang, sekaligus secara bertahap melunasi kewajiban utang perusahaan yang mencapai Rp 10 triliun.
"Dengan adanya dana tersebut, maka Merpati setidaknya bisa kembali memiliki pesawat dan mulai mengurus izin rute terbang dan investasi operasional lainnya," kata Asep di Jakarta, Selasa (13/11).
Terkait komposisi saham mengenai ke depan, Asep menyatakan belum bisa menjelaskan secara detail karena hal tersebut berkaitan dengan perjanjian kedua perusahaan.
Hanya saja, kata Asep pihak investor memang mengucurkan dana dengan soft lender, yang artinya pihak investor akan mendapatkan return dari Merpati setelah maskapai ini mapan mengudara.
Asep optimistis, kreditor lama akan setuju agar Merpati bisa kembali terbang. Alasannya, dengan kembali terbang, maka Merpati akan bisa menyelesaikan persoalan utang kepada kreditor.
"Enggak ada juga investor yang mau kasih modal cuma cuma menurut saya, dana ini bukan untuk menutup utang, tetapi menjadi modal awal kami sehingga kami bisa kembali beroperasi," ujar Asep.
Saat inipun struktur organisasi baru PT MNA (Persero) juga sudah selesai disusun dan pihak investor swasta menyatakan tidak minta jatah untuk duduk di struktur. "Investor hanya mau agar dana yang sudah ditanam bisa digunakan sebaik-baiknya, sehingga perusahaan bisa meraup laba seperti yang diharapkan," pungkas Asep.
Reporter: Ilyas Istianur Praditya
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Merpati Airlines Harus Ajukan Izin Usaha Baru Untuk Terbang Kembali
4 Fakta Tentang Sejarah Pesawat Merpati
5 Fakta di Balik Merpati Airlines, Kembali Mengudara di 2019 Setelah 'Mati' 4 Tahun
Menengok Jatuh Bangun Merpati Bangkit Dari Kubur Hingga Siap Terbang di 2019
Kembali Beroperasi 2019, Merpati Airlines Gunakan Pesawat Buatan Rusia
Sri Mulyani Siap Dukung Merpati Airlines Terbang Lagi, Ini Syaratnya