Bos Mandiri dan Inalum Dikabarkan Jadi Wakil Menteri BUMN
Direktur Utama PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) Budi Gunadi Sadikin dan Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo dikabarkan akan menjadi wakil menteri Bandan Usaha Milik Negara (BUMN), mendampingi Menteri BUMN Erick Thohir.
Direktur Utama PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) Budi Gunadi Sadikin dan Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo dikabarkan akan menjadi wakil menteri Bandan Usaha Milik Negara (BUMN), mendampingi Menteri BUMN Erick Thohir.
"Saya sama Pak Tiko diminta bantu pak Erick. Agar BUMN bisa bersama-sama dengan swasta. Juga bisa ekspansi. Mengajak rakyat-rakyat untuk berusaha dengan baik. Mengkorporasikan petani dan nelayan, pesan beliau. Perhutanan dan PTPN kalau bisa bergeraknya di daerah-daerah bisa merangkul rakyat-rakyat di sekitarnya sehingga rakyat jangan jadi miskin," kata Budi di Jakarta, Jumat (25/10).
Kartika yang akrab dipanggil Tiko menjelaskan, Presiden Jokowi ingin agar BUMN menjadi kompetitif, menjadi pemain global semakin besar dan juga bisa bersama-sama dengan swasta bisa membangun perekonomian yang solid.
"Juga bisa ekspansi juga ke global dan membangun competitiveness indonesia termasuk sisi talentnya karena kita melihat talent dalam BUMN bisa menjadi talent nasional nanti menjadi putra putri terbaik indonesia juga," jelas Tiko.
Budi resmi diangkat menjadi Dirut PT Inalum sejak September 2017, menggantikan Winardi yang dipindahtugaskan ke BUMN lain. Sebelum mendapat jabatan ini, Budi menjabat posisi staf khusus Menteri BUMN sejak 2016 lalu, setelah dia melepas jabatannya sebagai Direktur Utama Bank Mandiri.
Budi Gunadi Sadikin memulai kariernya di sektor perbankan ketika bergabung dengan PT Bank Bali sebagai GM Electronic Banking. Selanjutnya karier Budi terus menanjak dengan menjadi Chief GM Jakarta Region dan Chief GM Human Resources hingga akhir 1999.
Pria kelahiran 1964 ini melanjutkan karier baru di perbankan asing dengan bergabung di ABN Amro Bank Indonesia hingga akhir 2004. Selesai itu, Budi melanjutkan kariernya di PT Bank Danamon Indonesia Tbk sebagai EVP Head of Consumer Banking dan Director Adira Quantum Multi Finance.
Budi diangkat sebagai Direktur Utama Bank Mandiri pada 23 Mei 2011 dan telah menjalani 2 periode jabatan. Oleh karena itu, sesuai dengan aturan yang ada Budi tak bisa dipilih kembali.
Dia kemudian melepas jabatan sebagai Direktur Utama Bank Mandiri melalui Rapat Umum pemegang Saham (RUPS) yang berlangsung pada 21 Maret 2016. Untuk menggantikan Budi, pemegang saham Bank Mandiri menunjuk Kartika Wirjoatmodjo.
Sementara itu, Kartika merupakan Dirut Bank Mandiri yang ditunjuk sejak Maret 2015 lalu. Sebelumnya, dia juga pernah menjabat sebagai kepala eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sejak 2013.
Sebelum bergabung dengan LPS, pria jebolan Rotterdam School of Management ini merupakan CEO di Indonesia Infrastructure Finance terhitung sejak 2011-2013. Bank Mandiri 'bukan rumah baru' bagi Kartika. Dia tercatat pernah berkarir di bank pelat merah ini sebagai Managing Director Sekuritas pada 2008-2011.
Baca juga:
Jejak Politik Budi Arie Setiadi, Ketua Projo yang Jadi Wakil Menteri Desa
Profil Angela Tanoesoedibjo, Anak Hary Tanoe yang Ditunjuk Jokowi Jadi Wakil Menteri
Surya Tjandra Diminta Jokowi Jadi Wamen ATR/BPN
Ditunjuk Jadi Wamendag, Jerry Sambuaga Fokus Selesaikan Perjanjian Perdagangan
Zainut Tauhid Diminta Jokowi Urusi Bidang Keagamaan
Jejak Karier Zainut Tauhid, Politisi PPP yang Jadi Wakil Menteri Agama