Bos KCIC sebut KA cepat tidak bisa tahan hingga 100 tahun
Mayoritas desain dasar kereta cepat sudah disusun dengan usia maksimal mencapai 60 tahun.
Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Hanggoro Budi Wiryawan, menanggapi permintaan kementerian Perhubungan yang meminta untuk mengubah desain dasar kereta cepat. Permintaan tersebut dimaksudkan agar kereta cepat nantinya mampu bertahan selama 100 tahun.
Menurut dia, kereta cepat tidak bisa distandarkan semua desain dan teknologi untuk bisa bertahan selama 100 tahun.
"Mengenai usia teknis, kita ada Undang-Undang jasa konstruksi, dimana semua yang melaksanakan konstruksi harus menjamin masa konstruksi itu harus layak hingga 30 tahun," ujar Hanggoro di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (4/2).
Kendati demikian, mayoritas desain dasar kereta cepat sudah disusun dengan usia maksimal mencapai 60 tahun. Mengenai infrastruktur underground dan eleveted yang dilalui kereta cepat, itu bahkan sudah dirancang untuk bisa tahan hingga 100 tahun.
Selain itu, kata Hanggoro, kemajuan teknologi yang terus berkembang tidak bisa menjamin desain kereta cepat mampu mencapai usia 100 tahun.
"Saya orang lapangan, saya orang kereta, tidak ada sarana kereta yang tahan sampai 100 tahun," pungkas dia.