Bos Garuda belum putuskan membuka rute penerbangan di Kertajati
Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero), Pahala Mansury menegaskan masih belum memutuskan untuk membuka penerbangan dari dan ke Bandara Kertajati. Saat ini pihaknya masih melihat potensi market di Bandara Kertajati melalui penerbangan Citylink.
Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero), Pahala Mansury menegaskan masih belum memutuskan untuk membuka penerbangan dari dan ke Bandara Kertajati. Saat ini pihaknya masih melihat potensi market di Bandara Kertajati melalui penerbangan Citylink.
Untuk saat ini memang baru Citylink yang akan mulai beroprasi di Bandara yang terletak di Majalengka tersebut. Dia menyebut mulai 8 Juni mendatang City Link akan melakukan penerbangan dari dan ke Surabaya Kertajati.
"Awal ini mungkin lebih ke Citylink. Mudah-mudahan melalui ekstra periode lebaran ini kita bisa lihat potensi marketnya, Kertajati Surabaya misalnya. Fokus utamanya adalah Citylink dulu karena marketnya adalah city link," ungkap Pahala di Hotel Borobudur Jakarta, Senin (28/5).
Pahala mengatakan, Garuda Indonesia memang berencana akan membuka rute penerbangan, namun untuk penerbangan haji. Akan tetapi hingga kini keputusan tersebut masih dalam kajian bersama Kementerian Agama.
"Untuk Garuda kita belum final masih dalam proses Kementerian Agama, melalui penerbangan haji di Kertajati," imbuhnya.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan sudah memberikan izin ke beberapa penerbangan yang akan terbang dari Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat. Citilink Indonesia merupakan maskapai pertama yang mendapat izin dari pemerintah.
Baca juga:
Libur Lebaran, Garuda Indonesia tambah frekuensi penerbangan
Penerbangan internasional Bandara Husein Sastranegara dialihkan ke Bandara Kertajati
Bos AirAsia belum tertarik buka penerbangan dari dan ke Bandara Kertajati
2018, Air Asia akan tambah tiga armada baru jenis Airburs A320
AirAsia siapkan 14.040 kursi tambahan layani mudik Lebaran 2018