LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Bos Bukit Asam: Proyek Gasifikasi Batubara Tak Terpengaruh Virus Corona

Arviyan mengatakan, meski penandatanganan final perjanjian kerja sama pembangunan gasifikasi untuk PTBA di Amerika Serikat tertunda akibat wabah virus corona namun proses bisnisnya terus berlanjut.

2020-03-03 19:30:30
produksi batubara
Advertisement

Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk (PTBA), Arviyan Arifin menegaskan proses pembangunan industri gasifikasi batu bara akan tetap berjalan meski terdapat wabah virus corona atau COVID-19.

Arviyan mengatakan, meski penandatanganan final perjanjian kerja sama pembangunan gasifikasi untuk PTBA di Amerika Serikat tertunda akibat wabah virus corona namun proses bisnisnya terus berlanjut.

"Saya tegaskan soal gasifikasi enggak berkaitan dengan corona jadi tetap proses jalan terus. Kalau pun terganggu hanya masalah kita pergi penandatanganan administrasi saja," katanya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa.

Advertisement

Arviyan menyatakan proses pembangunan industri gasifikasi yang dilakukan melalui kerja sama antara PT Bukit Asam Tbk, PT Pertamina (Persero) dan Air Products and Chemicals Inc itu akan masuk ke tahap Engineering Procurement Construction (EPC).

"Segera kita bangun, kita laksanakan. Sekarang kita lagi mulai dengan EPC jadi tidak ada hubungan antara corona dengan keberlanjutan dari industri gasifikasi ini," ujarnya.

Dia menyebutkan hilirisasi menggunakan teknologi gasifikasi ini nantinya tidak hanya akan mengkonversi batu bara muda menjadi Dimethyl Ether (DME) saja, melainkan berbagai produk lain yang memiliki nilai tinggi.

Advertisement

"Produk utamanya DME tapi selain itu juga kita bikin etanol dan produk untuk sesi lainnya yang mempunyai nilai tambah lebih tinggi. Nah ini lagi kita kaji mana yang paling optimal," katanya.

Lokasi di Tanjung Enim

Arviyan mengatakan lokasi gasifikasi batu bara tersebut dilakukan di tambang Tanjung Enim karena dinilai lebih layak dibandingkan tambang Peranap.

"Tanjung Enim. (Panarap) di hold dulu karena dari sisi kelayakan kan lebih layak di Tanjung Enim," ujarnya.

Sebagai informasi, penandatanganan final perjanjian kerja sama pembangunan gasifikasi untuk PT Bukit Asam Tbk (PTBA) di Amerika Serikat tertunda akibat wabah virus corona baru (COVID-19).

Amerika Serikat memutuskan menunda pertemuan dengan para pemimpin Negara-negara Asia Tenggara yang dijadwalkan pada 14 Maret akibat kekhawatiran tentang penyebaran corona.

Reporter: Pipit

Sumber: Liputan6.com

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.