Bos BKPM: Investasi AS di Indonesia sangat istimewa
Kepala Badan Penanaman Modal (BKPM), Thomas Lembong mengaku senang dengan investasi Amerika Serikat di Indonesia. Bahkan, dia menyebut investasi Negeri Paman Sam sangat istimewa di Tanah Air.
Kepala Badan Penanaman Modal (BKPM), Thomas Lembong mengaku senang dengan investasi Amerika Serikat di Indonesia. Bahkan, dia menyebut investasi Negeri Paman Sam sangat istimewa di Tanah Air.
"Investasi AS itu istimewa karena kualitas tinggi dan teknologi tinggi. Mereka sangat dahsyat dan kita ekstra gembira," ucap Thom Lembong saat ditemui di Hotel Shangri-La, Jakarta, Jumat (21/4).
Investasi di AS selama ini menurut Thom Lembong sangat mendorong efisiensi dan produktivitas industrjli Indoesia. Langkah ini masih akan terus dilanjutkan oleh AS.
Sebagai contoh, kedatangan Wakil Presiden AS, Michael Richard Pence ke Indonesia kali ini membawa investasi dan kerja sama dari perusahaan konsorsium Amerika. Perusahaan menjalin kerja sama dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).
"Sekarang ada kerja sama antara konsorsium perusahaan AS dengan PLN membuat meteran listrik digital. Nanti ini terhubung ke komputer dengan jaringan 3G atau 4G," katanya.
Teknologi AS saat ini tidak hanya merambah handphone atau komputer. Digitalisasi sudah masuk ke industri seperti kelistrikan.
"Dengan jaringan ini PLN bisa memantau konsumsi listrik rumah tangga. Ini AS paling canggih," tutupnya.
Baca juga:
Harga minyak dunia mulai beranjak ke level USD 50 per barel
Harga emas naik Rp 2.000 ke posisi Rp 597.000 per gram
Ini harapan Kang Emil untuk gubernur baru DKI
Triwulan I-2017, BCA raup laba bersih Rp 5 triliun
Maret, nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menguat
April 2017, BI pertahankan suku bunga acuan di 4,75 persen
5 Untung rugi program DP rumah 0 persen andalan Anies-Sandi