Bos BI sebut pilkada serentak buat ekonomi RI bergairah
Warga DKI Jakarta telah melakukan pesta demokrasi pemilihan gubernur dan wakil gubernur. Pilkada serentak yang terjadi di berbagai daerah berpengaruh baik bagi perekonomian. Sebab, konsumsi rumah tangga ikut alami peningkatan.
Warga DKI Jakarta telah melakukan pesta demokrasi pemilihan gubernur dan wakil gubernur. Beberapa lembaga survei menempatkan Basuki T Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno melaju ke putaran kedua.
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengatakan pilkada serentak yang terjadi di berbagai daerah berpengaruh baik bagi perekonomian. Sebab, konsumsi rumah tangga ikut alami peningkatan.
"Saya enggak bisa komentar sekarang, tapi secara umum kalau kita melakukan kajian. Tiap ada pilkada perekonomian dibantu, karena konsumsi meningkat," ujar Agus di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (16/2).
Agus mengatakan nilai tukar Rupiah sangat stabil pada periode masa pilkada kemarin. Agus berharap bila nanti KPUD Jakarta telah mengumumkan hasil sebenarnya, pihaknya mendukung agar stabilitas tetap terjaga.
"Jadi secara umum adanya pilkada dan juga terjadi saat pilkada bersamaan periode lalu, nilai tukar terjaga dengan baik. Hal ini menunjukkan juga kepercayaan dunia terhadap Indonesia, bahwa Indonesia yang menjalankan pesta demokrasi berjalan sesuai UU tapi ekonomi terjaga. Kami mendukung agar stabilitas terjaga," pungkasnya.
Baca juga:
Akibat laba bank BUMN, setoran dividen merosot
Rupiah relatif stabil di tengah ketidakpastian arah kebijakan Trump
BI pertahankan 7-day Reserve Repo Rate di posisi 4,75 persen
Depan Habibie, bos BI beberkan pentingnya kualitas SDM jaga ekonomi
BI dan BEI tak beroperasi saat pilkada serentak
BI catat defisit transaksi berjalan Triwulan IV-2016 turun
BI: Harga cabai & kenaikan tarif listrik sumbang inflasi Februari