LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Bos BI: Modal Asing Masuk RI Tembus Rp 19,2 Triliun per 24 Januari 2019

Perry merincikan, dari total aliran modal asing sebesar Rp 19,2 triliun tersebut, yang masuk melalui SBN mencapai Rp 8,02 triliun, sedangkan ke pasar saham mencapai Rp 12,07 triliun. Sedangkan sisanya masuk melalui obligasi.

2019-01-25 15:11:12
Bank Indonesia
Advertisement

Bank Indonesia (BI) mencatat arus masuk modal asing (capital inflow) ke Indonesia hingga per 24 Januari 2019 telah mencapai Rp 19,2 triliun. Aliran dana tersebut masuk melalui Surat Berharga Negara (SBN) dan juga saham.

"Confiden dari investor asing terus tumbuh berinvestasi di Indonesia untuk investasi portopolio ini sampai 24 Januari 2019 year to date, aliran portofolio masuk ke indonesia Rp 19,2 triliun," kata Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo saat ditemui di Komplek Masjid BI, Jakaeta, Jumat (25/1).

Perry merincikan, dari total aliran modal asing sebesar Rp 19,2 triliun tersebut, yang masuk melalui SBN mencapai Rp 8,02 triliun, sedangkan ke pasar saham mencapai Rp 12,07 triliun. "Yang lain-lain sekitar sisanya itu di dalam obligasi," katanya.

Advertisement

Capaian tersebut membuktikan bahwa tingkat kepercayaan investor global terhadap Indonesia masih cukup bagus. Hal ini tidak terlepas dari berbagai langkah kebijakan Bank Indonesia, bersama pemerintah maupun Otoritas Jasa Keuangan.

"Kegiatan ekonomi Indonesia akan terus naik, itu terbukti dari terus masuknya aliran modal asing khususnya portofolio ke Indonesia di tengah kondisi global yang masing tidak menentu. Bahkan negara lain aliran portofolio asingnya juga tidak setinggi yang kita alami," jelasnya.

Perry menambahkan, capaian tersebut juga secara otomatis mempengaruhi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat atau USD. "Nilai tukar Rupiah bahkan beberapa hari ini menguat. Jadi sekali lagi kami melihat bahwa Rupiah akan terus bergerak stabil cenderung menguat. Satu faktor bahwa aliran modal asing masuk cukup terus masuk sehingga menambah suplai dari pasar valas," pungkasnya.

Advertisement

Baca juga:
Bank Indonesia Prediksi Inflasi Januari 2019 0,48 Persen
BI Akui Penyaluran KPR Indonesia Tertinggal Jauh Dibanding Malaysia & Singapura
BI Sebut Utang Luar Negeri Indonesia Rp 5.258 Triliun Masih Aman, Ini Alasannya
BI Keluarkan Aturan Baru Soal Pengelolaan Utang Luar Negeri, Ini Isinya
Sejak 2014, Pengajuan KPR Segmen ini Oleh Generasi Milenial Terus Catat Peningkatan
5 Dampak Mahalnya Harga Tiket Pesawat, Termasuk Jumlah Penumpang Turun 3.000/Hari

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.