Bos baru Garuda: Kaget, baru 3 hari lalu diangkat Menteri BUMN
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengangkat Pahala Nugraha Mansury menjadi Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk menggantikan Arif Wibowo. Keputusan tersebut ditetapkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham yang digelar hari ini. Pahala Mansyuri mengaku kaget ditunjuk untuk memimpin BUMN penerbangan.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengangkat Pahala Nugraha Mansury menjadi Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk menggantikan Arif Wibowo. Keputusan tersebut ditetapkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham yang digelar hari ini.
Bos baru Garuda Indonesia, Pahala Mansyuri mengaku kaget ditunjuk untuk memimpin BUMN penerbangan ini. Sebab, pengangkatan dirinya hanya berselang tiga hari lalu. "Belum cukup lama (diinformasikan menjadi Dirut), 2 atau 3 hari yang lalu disampaikan. Sebelumnya dari kementerian ada beberapa kajian yang dilakukan dan kita ada diskusi juga," ujar Pahala, di Cengkareng, Rabu (12/4).
Pahala mengatakan saat ini tugas terberat menjadi bos Garuda adalah memperbaiki kinerja perseroan baik dari sisi keuangan maupun operasional. "Saya kira penugasannya, ya garuda memperbaiki kinerjanya baik dari sisi keuangan dan operasional dan pelayanan kepada customer," ungkapnya.
Berikut susunan direksi Garuda Indonesia saat ini:
Direktur Utama: Pahala N. Mansury
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Helmi Imam Satriyono
Direktur Layanan: Nicodemus P. Lampe.
Direktur Produksi: Puji Nur Handayani
Direktur Marketing dan Teknologi Informasi: Nina Sulistyowati
Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum: Linggarsari Suharso
Direktur Kargo: Muhartono
Baca juga:
Menteri Rini angkat Dirkeu Mandiri jadi bos Garuda Indonesia
Garuda Indonesia resmi rombak direksi dan ganti dirut Citilink
Bersiap, BRI dan Garuda Indonesia kembali gelar GOTF 2017
Gangguan listrik, Garuda gagal terbang di Bandara Adisutjipto
Penumpang bercanda bawa bom, Garuda tunda terbang ke Sabang
Punya pasar potensial, Garuda jajaki rute Solo-Madinah
Pesawat Garuda parkir di Bandara Soekarno-Hatta nyaris terbakar