LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Bos baru Garuda Indonesia diberi waktu 12 bulan majukan perusahaan

Menteri BUMN, Rini Soemarno memberi tenggat waktu 12 bulan kepada Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) yang baru Pahala N Mansury, untuk memperbaiki kinerja perusahaan. Rini menginginkan maskapai pelat merah tersebut bisa lebih kompetitif.

2017-04-18 13:39:59
BUMN
Advertisement

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno memberi tenggat waktu 12 bulan kepada Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) yang baru Pahala N Mansury, untuk memperbaiki kinerja perusahaan. Rini menginginkan maskapai pelat merah tersebut bisa lebih kompetitif.

Menurut Rini, Pahala dipilih menggantikan Arif Wibowo karena Garuda memerlukan restrukturisasi secara menyeluruh baik dari segi operasional dan keuangan.

"Kita beri waktu dalam 12 bulan ini sih. Garuda itu kan memang saat ini memerlukan restrukturisasi secara menyeluruh. Dari segi operasional, dari segi keuangan," kata Rini di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (18/4).

Advertisement

Dalam pandangan Rini, Pahala merupakan sosok yang tepat untuk melakukan proses restrukturisasi tersebut. Mengingat, latarbelakang Pahala yang mantan Direktur Keuangan dan Treasury di Bank Mandiri.

"Bagaimana memperkuat operasional dengan kompetisi yang makin kuat di domestik maupun internasional, dan juga memperkuat struktur keuangannya. Karena itu kita melihat setelah interview banyak pihak, Pak Pahala yang paling tepat untuk itu," tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) telah mencopot Arif Wibowo dari jabatannya sebagai direktur utama. Selanjutnya, Rini mengangkat mantan direktur keuangan Bank Mandiri Pahala Nugraha Mansyuri menjadi bos maskapai pelat merah tersebut.

Advertisement

Salah satu alasan pencopotan Arif adalah karena Menteri Rini belum puas dengan kinerja Arief Wibowo selama menjabat sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA). Dalam pandangan Rini, Garuda belum cukup kuat selama dipimpin oleh mantan dirut Citilink tersebut. Padahal, Rini berharap BUMN maskapai tersebut bisa berkompetisi baik di lingkup nasional maupun global.

"Belum (kekuatan Garuda di zaman Arief Wibowo). Memang menurut saya ada hal yang saya melihat masih perlu diperkuat," katanya di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (18/4).

Baca juga:
Alasan Menteri Rini copot bos Garuda Indonesia terkuak
Libur Pilkada, bank di Jakarta buka terbatas
Menteri Rini: BUMN saat ini tak lagi seperti kantor pos
Menteri Rini: BUMN sekarang sudah lebih baik dibanding 3 tahun lalu
Bangun infrastruktur, PGN siap pasok 12.000 rumah tangga di Lampung
Ini 4 ambisi Rini jadikan Telkom raja satelit di Asia
Menpar dukung AP II beri insentif maskapai yang buka rute baru

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.