LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Bos baru Bank Mandiri optimis bisa tembus pasar regional

Saat ini, Bank Mandiri tengah menunggu proses lisensi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

2016-03-21 20:32:01
Bank Mandiri
Advertisement

Sebagai Direktur Utama Bank Mandiri yang baru, Kartika Wirjoatmodjo (Tiko) optimis Bank Mandiri bisa menjadi bank Indonesia pertama yang bisa menembus pasar regional. Hal ini dilihat dari proses lisensi yang tengah dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan kepada Bank Mandiri agar bisa mengekspansi bisnis di negara lain, seperti Malaysia dan Singapura.

"Saya rasa kalau kita melihat posisi Bank Mandiri di persaingan regional. Kita melihat dalam tiga atau lima tahun kita ingin ada kontribusi di kawasan regional. Proses di OJK untun mendapatkan lisensi supaya bisa menambah cabang di Malaysia. Dan juga ada indikator lisensi kita yang ada di Singapura supaya kita bisa beraktivitas material disana," ujar Tiko di Plaza Mandiri, Jakarta, Senin (21/3).

Tiko yakin kinerja keuangan atau pasar modal di Indonesia dalam kondisi yang baik. Selain itu, dia menilai evaluasi yang dilakukan oleh bank berkode BMRI sudah dalam situasi yang memadai sehingga berpotensi mendapatkan posisi di pasar regional.

Advertisement

Dari sisi permodalan, Bank Mandiri sudah mencapai Rp 120 triliun, setelah dilakukannya revaluasi aset, modal Bank Mandiri akan bertambah Rp 27 triliun.

"Jadi permodalan kita kalau dikurangi dividen sekitar Rp 138-140 triliun. Secara permodalan kita kalau di kurs kan itu jutaan dolar. Jadi kita cukup kuat secara permodalan. Dan setelah revaluasi aset masuk kita harusnya capital kita ada di atas 20 persen. Sehingga untuk isu permodalan kita siap," kata Tiko.

Meski begitu, lanjut Tiko, pihaknya harus memperhatikan capital di negara lain, yakni jika capital di negara lain rendah maka akan membawa kerugian untuk capital Bank Mandiri.

Advertisement

"Jadi dia musti menambah dengan baik bagaimana kita dengan modal yang cukup tapi returnnya memadai. Jadi tidak mengurangi return secara keseluruhan tapi permodalannya ada," pungkas dia.

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.